Angsana, Saputangan, dan Tabebuya Bunga Ungu, Akan Percantik Median Jalan Kota Bandung

- 6 April 2020, 08:30 WIB
SUASANA Taman Maluku, Kota Bandung, Rabu (1/4/2020). Pelaksanaan revitalisasi Taman Maluku tetap sesuai jadwal, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung membatasi jumlah pekerja, dan memerhatikanpenerapan physical distancing (jaga jarak fisik) saat pelaksanaannya. /ARMIN ABDUL JABBAR/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Bandung, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan Kota Bandung (DPKP3), berencana menanam pohon di sejumlah titik median jalan.

Selain keperluan penghijauan, penanaman pohon bermaksud menghadirkan suasana yang dapat meningkatkan aspek estetis kota.

Kepala DPKP3 Kota Bandung Dadang Darmawan menyebutkan, telah menyiapkan bibit beberapa jenis pohon, di antaranya angsana, saputangan, dan tabebuya bunga ungu. "Kami memilih pohon yang masa pertumbuhannya relatif cepat. Batang, dan dahannya kuat. Pertimbangannya, keberadaan pohon nanti aman bagi pengendera, maupun pedestrian," kata Dadang, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kabar Baik, 2 Pasien Positif Corona di Kalimantan Timur Sembuh

Lokasi penanaman, ucap Dadang, berada pada median dengan lebar memadai, seperti di Jalan Laswi (dekat persimpangan Jalan Laswi- Jalan Ahmad Yani), dan M Toha (dekat persimpangan Jalan M Toha-Jalan BKR). Untuk penanaman di median Jalan Laswi, pihaknya menyiapkan bibit pohon angsana, dan saputangan. Sementara itu, untuk di median Jalan M Toha, pihaknya berencana menanam bibit pohon tabebuya warna ungu.

Berdasarkan rencana, Dadang mengatakan, bakal menanamkan tabebuya bunga ungu pada sejumlah titik lain median jalan. Pihaknya masih mencari titik paling pas untuk penanaman pohon yang bunganya mirip (bunga) sakura tersebut. "Sejumlah 100 bibit pohon tabebuya telah siap tanam. Kami mencari titik median jalan yang memiliki lebar memadai," ucap Dadang.

Baca Juga: Telah Sembuh, Andrea Dian Buka-bukaan Soal Biaya Rumah Sakit Selama Perawatan COVID-19

Penanaman pohon di median jalan merupakan bagian langkah meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau. Dalam upaya meningkatan kualitas RTH, DPKP3 Kota Bandung juga mengadakan revitalisasi taman tematik, serta jalur hijau (taman di pinggir jalan) pada 2020.

Taman Maluku merupakan salah satu (taman) tematik yang beroleh sentuhan revitalisasi. Pelaksanaan revitalisasi Taman Maluku tetap sesuai jadwal semula. DPKP3 Kota Bandung mengambil langkah pencegahan penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19), membatasi jumlah pekerja, dan memerhatikan penerapan physical distancing (jaga jarak fisik) saat pelaksanaan revitalisasi.

Baca Juga: PM Inggris Boris Johnson yang Positif Corona Dirawat di RS Setelah Isolasi Mandiri 10 Hari

Kepala Bidang Pertamanan DPKP3 Kota Bandung Rikke Siti Fatimah mengatakan, terpasang satu lampu gantung dengan desain menyerupai lentera berikut pilarnya. Lampu tersebut bakal terjumpa di sepanjang jalan di dalam area Taman Maluku seusai pelaksanaan revitalisasi rampung. "Satu (lampu) yang sudah dipasang merupakan sampel. Bakal ada 19 pilar beserta lampu gantung di dalam area Taman Maluku," ucap Rikke.

Dalam pelaksananan revitalisasi, Rikke menyebutkan, memerhatikan isi imbauan dari Wali Kota Bandung Oded M Danial, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, maupun pemerintah pusat. Pihaknya berpesan kepada para pekerja agar tak berkerumun saat melaksanakan pekerjaan masing-masing

Usungan konsep revitalisasi Taman Maluku, mencerminkan suasana hutan. DPKP3 berkolaborasi dengan Dinas Pekejaan Umum Kota Bandung dalam pelaksanaan revitalisasi taman yang juga mashyur akan keberadaan patung Pastor Verbraak tersebut. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X