Minggu, 7 Juni 2020

Darurat Virus Corona, Nasib PMI Asal Cimahi di Luar Negeri Belum Jelas

- 3 April 2020, 12:50 WIB
Singapura Konfirmasi Tiga Kasus COVID-19.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Cimahi yang masih bekerja di luar negeri mencapai 29 orang. Di tengah pandemi virus corona disease (Covid-19), Pemkot Cimahi belum mendapat laporan keberadaan para TKI tersebut.

Berdasarkan catatan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cimahi, tahun 2019 tercatat ada 16 warga asal Kota Cimahi yang mengadu nasib di luar negeri, seperti Hongkong, Malayasia, Taiwan dan Jepang. Mereka terdiri dari 12 perempuan dan 4 laki-laki.

Untuk tahun 2020 tercatat sudah ada 13 warga Cimahi yang bekerja di Malayasia, Taiwan, Jepang, Saudi Arabia dan Qatar. Rinciannya perempuan 6 orang dan laki-laki 7 orang.

Baca Juga: Penundaan Cicilan Akibat Corona, DPP Organda: Regulasi OJK Kontra Produktif dengan Kepres

Mereka bekerja sebagai house maid, operator produksi, care driver, konstruksi, domestic worker, pembantu restoran, operator industri, study dan magang.

"Para TKI yang terdata dalam dua tahun terakhir saat ini masih berada di luar negeri di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Kami belum mendapat laporan dari agen terkait kondisi mereka," ujar Kepala Bidang Penempatan Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Kota Cimahi Isnendi, Jumat 3 April 2020.

Menurut Isnendi, untuk sementara ini pemerintah pusat mengintruksikan untuk menyetop sementara pengiriman PMI.

Baca Juga: 92 Persen Peserta Musda Hipmi di Karawang Negatif Covid-19, Tak Terjadi Penyebaran Massal

"Kondisi pandemi corona membuat semua orang harus menahan diri bepergian, termasuk para PMI. Kita berharap PMI dalam kondisi baik dan tetap aman," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X