Revitalisasi Taman Maluku Tetap Sesuai Jadwal, Para Pekerja Diimbau Jaga Jarak

- 1 April 2020, 18:47 WIB
SUASANA Taman Maluku, Kota Bandung, Rabu (1/4/2020). Pelaksanaan revitalisasi Taman Maluku tetap sesuai jadwal, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung membatasi jumlah pekerja, dan memerhatikanpenerapan physical distancing (jaga jarak fisik) saat pelaksanaannya. /ARMIN ABDUL JABBAR/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Pelaksanaan revitalisasi Taman Maluku tetap sesuai jadwal semula. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung mengambil langkah pencegahan penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19), membatasi jumlah pekerja, dan memerhatikan penerapan physical distancing (jaga jarak fisik) saat pelaksanaan revitalisasi.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Rikke Siti Fatimah mengatakan, terpasang satu lampu gantung dengan desain menyerupai lentera berikut pilarnya.

Lampu tersebut bakal terjumpa di sepanjang jalan di dalam area Taman Maluku seusai pelaksanaan revitalisasi rampung.

Baca Juga: Balita Positif Corona di Purwakarta Usai Terinfeksi Virus yang Terbawa oleh Ibunya

"Satu (lampu) yang sudah dipasang merupakan sampel. Bakal ada 19 pilar beserta lampu gantung di dalam area Taman Maluku," ucap Rikke di Bandung, Rabu 1 April 2020.

Dalam pelaksananan revitalisasi, Rikke menyebutkan, memerhatikan isi imbauan dari Wali Kota Bandung Oded M Danial, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, maupun pemerintah pusat. Pihaknya berpesan kepada para pekerja agar tak berkerumun saat melaksanakan pekerjaan masing-masing

Pada kesempatan terpisah, Kepala DPKP3 Kota Bandung Dadang Darmawan menyampaikan usungan konsep revitalisasi Taman Maluku, mencerminkan suasana hutan. Pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pekejaan Umum Kota Bandung dalam pelaksanaan revitalisasi taman yang juga mashyur akan keberadaan patung Pastor Verbraak tersebut.

Baca Juga: Sidang KDRT Digelar, Nikita Mirzani dan Dipo Latief Dipertemukan secara Perdana

"Terdapat saluran terbuka yang melintas Taman Maluku. Air yang mengalir pada saluran tersebut menjadi sumber untuk pemeliharaan taman. Normalisasi kualitas air pada saluran tersebut di bawah penanganan Dinas PU," tutur Dadang.

Kualitas air, ucap Dadang, perlu ada sentuhan lebih dulu. Sepengetahuannya, Dinas PU menormalisasi kualitas air dengan penerapan sistem tertentu, sebagaimana yang terjumpa di Walungan Cafe, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar.

Dadang mengatakan, penerangan merupakan aspek menonjol langkah revitalisasi. Pihaknya juga hendak menambah jenis tanaman di taman tersebut.***

loading...

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X