Selasa, 2 Juni 2020

PPP Salurkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19 dan Banjir

- 1 April 2020, 09:51 WIB
KETUA DPC PPP Kabupaten Bandung, Yudha Noor (kiri) saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada korban banjir dan warga yang ekonominya terdampak Covid-19, Rabu 1 Maret 2020 di kantornya Kelurahan Manggahang, Baleendah.* /Sarnapi/

PIKIRAN RAKYAT - Wabah penyebaran virus corona atau corona virus disease (covid-19),  berdampak parah pada perekonomian warga Kabupaten Bandung. Diperparah lagi saat ini terjadi bencana  banjir di sejumlah kecamatan Kabupaten Bandung, khususnya Baleendah dan Dayeuhkolot.

Melihat dampak tersebut, Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bandung langsung jemput bola ke lapangan untuk menenui warga korban banjir. Di antaranya menemui warga korban banjir dan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang Kabupaten Bandung. 

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bikin Cemas, Relawan Psikoterapis di Bandung Buka Pendampingan Virtual

"Mereka, selain terdampak wabah virus corona, juga menjadi korban banjir yang saat ini masih berlangsung dan melanda tiga kecamatan tersebut. Kami langsung jemput bola kepada para pengurus PAC dan warga korban banjir, untuk menyerahkan bantuan paket sembako berupa beras, mie instan, dan minyak goreng," kata kata Ketua DPC PPP Kabupaten Bandung Yudha Noor, saat dihubungi, Rabu, 1 April 2020.

Dia menambahkan, sembako merupakan kebutuhan yang mendesak dan korban banjir pun tidak bisa datang ke DPC PPP Kabupaten Bandung, sehingga PPP langsung turun ke lapangan. "Kami juga membantu sembako untuk pengurus PAC di 31 kecamatan.  Kami sudah menyiapkan 400 paket sembako yang sebagian sudah tersalurkan dengan cara diambil ke Kantor DPC PPP Kabupaten Bandung," katanya.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Aliran Modal Keluar dari Indonesia Rp 167,9 Triliun

Ia mengatakan, bantuan paket sembako itu sebagai bentuk kepedulian PPP disaat wabah virus covid-19 dan bencana banjir di Kabupaten Bandung.

"Penyebab banjir ini, selain hujan deras di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, juga disebabkan oleh lambatnya aliran air yang mengalir di Sungai Citarum. Salah satu solusi untuk mempercepat aliran air dan penanggulangan banjir di Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang, terowongan air di Curug Jompong Nanjung harus dibuka dua-duanya," katanya. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X