Pekerja Informal Terancam Covid-19, Rumah Zakat Inisiasi Bingkisan Keluarga Prasejahtera

- 31 Maret 2020, 08:28 WIB
PROGRAM bagi-bagi bingkisan untuk keluarga pra sejahtera.* /Ai Rika Rachmawati/"PR"

PIKIRAN RAKYAT- Bukan hanya pelaku usaha mikro, pekerja sektor informal Indonesia juga terancam pandemi Covid-19.

Keluarga prasejahtera akan jatuh ke jurang kemiskinan, jika penyebaran Covid-19 berlangsung berlarut-larut.

Bahkan, menurut Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit, saat ini pun sudah banyak pekerja informal yang mengalami kesulitan ekonomi.

Baca Juga: Ridwan Kamil Izinkan Karantina Parsial Hanya Sampai Level Kecamatan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pekerja informal Indonesia per Agustus 2019 mencapai 70,49 juta orang, 55,72% angkatan kerja Indonesia.

"Penghasilan mereka berkurang drastis, sejak penyebaran Covid-19 semakin meluas dan diikuti dengan kebijakan bekerja serta belajar dari rumah," ujar Murni, melalui siaran pers yang diterima Pikiran Rakyat.com Selasa, 31 Maret 2020.

Mereka yang paling terancam diantaranya adalah pemilik warung nasi, supir ojek online, buruh harian, pedagang keliling, dan lainnya.

Baca Juga: Cimahi Darurat Corona: Jam Operasional Toko Modern Dibatasi, Angkutan Umum Dilarang

Kondisi itu mendorong Rumah Zakat menginisiasi program Bingkisan Keluarga Pra Sejahtera, berupa sembako dan juga 135.000 paket makanan siap santap yang akan didistribusikan di 33 provinsi.

Mekanismenya, Rumah Zakat memesan paket makanan di warung nasi yang penjualannya menurun, untuk kemudian didistribusikan kepada keluarga yang penghasilannya berkurang drastis di masa wabah corona ini. 

Pengiriman makanan pun dilakukan dengan memesan ojek online.

Baca Juga: Achmad Fahmi : Tidak Benar, 300 Warga Kota Sukabumi Positif Covid-19

“Program ini bertujuan untuk membantu para pekerja informal, seperti pemilik warung nasi, supir ojek online, buruh harian, pedagang keliling, dan lainnya yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena minimnya pemasukan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X