Sabtu, 6 Juni 2020

Pemkab Bandung Akan Beberkan Hasil Rapid Test Massal Covid-19 Selasa 31 Maret 2020

- 29 Maret 2020, 17:34 WIB
Rapid Test di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.* /HANDRI HANDRIANSYAH/PR

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kabupaten Bandung telah memulai pemeriksaan cepat (rapid test) Covid-19 secara serantak di sejumlah wilayah, Sabtu 28 Maret 2020. Namun hasil tes tersebut baru akan diumumkan pada Selasa 31 Maret 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Grace Mediana mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan di sejumlah rumah sakit dan puskesmas.

"Nanti Selasa hasilnya yang lengkap," ujarnya saat dihubungi Minggu 29 Maret 2020.

Baca Juga: Yana Mulyana: Semoga Kota Bandung Bisa Segera Normal Kembali

Menurut Grace, pengumpulan data tersebut membutuhkan waktu karena pemeriksaan dilakukan tidak hanya di satu lokasi. Selain di areal Stadion Si Jalak Harupat, pemeriksaan juga dilakukan di sejumlah Puskesmas dan rumah sakit se-Kabupaten Bandung.

"Untuk orang dalam pemantauan (ODP) dilakukan di Puskesmas. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) dam tenaga kesehatan dilakukan di rumah sakit," tutur Grace.

Meskipun demikian, Grace tidak merinci lebih lanjut puskesmas dan rumah sakit mana saja yang menggelar pemeriksaan cepat itu. Begitu pula terkait jumlah orang yang diperiksa secara serentak di berbagai lokasi tersebut.

Baca Juga: Viral Video Bupati Tolitoli Nyatakan Lockdown 14 Hari Sambil Cuma Kenakan Kaos dan Celana Pendek

Sementara itu berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan "PR", pemeriksaan dilakukan di area Stadion Si Jalak Harupat dilakukan terhadap kelompok yang dinilai memiliki tingkat aktivitas tinggi seperti PNS, TNI dan Polri. Selain itu, petugas pelayanan publik yang kontak erat dengan kasus positif juga diperiksa di lokasi yang sama.

Tercatat kelompok yang diperiksa di areal Si Jalak Harupat adalah seluruh anggota DPRD Kabupaten Bandung yang berjumlah 55 orang. Selain itu diundang pula untuk diperiksa, sedikitnya 26 pejabat di lingkungan Pemkab Bandung yang meliputi kepala dinas dan kepala badan.

Selain itu, sejumlah camat, kapolsek, babinsa dari beberapa desa/kecamatan serta unsur rumah sakit, Polresta, Kodim, Kejari dan Kanwil Kemenag juga ikut dalam pemeriksaan di Si Jalak Harupat.

Baca Juga: Xpander Cross Mulai di Ekspor, Mitsubishi Tingkatkan Produksi di Indonesia

Tidak luput diperiksa pula, sejumlah anggota Hipmi Kabupaten Bandung yang sempat hadir dalam Musda Hipmi Jabar di Karawang yang notabene menjadi satu dari empat klaster penyebaran Covid-19 di Jabar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Yayat Hidayat yang ikut dalam diperiksa di Si Jalak Harupat mengatakan, pemeriksaan tersebut berlangsung cukup singkat.

"Hanya memakan waktu sekitar 10 menit sejak dari gerbang masuk hingga gerbang keluar," ucapnya.

Baca Juga: BERITA BAIK, Jumlah Sembuh Kasus Virus Corona di Indonesia per Minggu, 29 Maret 2020 Capai 64 Orang

Meskipun demikian, kata Yayat, rentang waktu tersebut lebih banyak tersita untuk antrian kendaraan yang harus melalui berbagai tahapan mulai dari penyemprotan disinfektan saat masuk, pengisian formulir dan penyemprotan disinfektan saat akan keluar. Sedangkan proses pengambilan sampel darahnya sendiri hanya memakan waktu sekitar satu menit.

Sementara itu Wakil Sekretaris Umum Hipmi Kabupaten Bandung Riki Priatna mengaku, jajaran Hipmi Kabupaten Bandung yang ikut diperiksa di Si Jalak Harupat hanya empat orang.

"Ditambah dengan satu orang yang sudah pernah memeriksakan diri secara mandiri di Kabupaten Subang, jadi baru lima orang," ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X