Jumat, 29 Mei 2020

Pemkot Cimahi Siapkan Rapid Tes Massal Covid-19, Pesertanya Warga yang Sudah Daftar Lewat Pikobar

- 29 Maret 2020, 09:24 WIB
ILUSTRASI rapid test masal virus corona (Covid-19).* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Cimahi bersiap menggelar rapid tes massal Covid-19 untuk warga Kota Cimahi. Persiapan tengah dilakukan sambil berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi Harjono, Minggu 29 Maret 2020). "Dinkes Kota Cimahi terus berkoordinasi dengan Pemprov Jabar untuk pelaksanaan rapid tes massal," ujarnya.

Baca Juga: Peta Sebaran COVID-19 di Jawa Barat, 17 Lokasi Kasus Positif Corona

Pelaksanaan rapid tes massal disiapkan berlangsung di Cimahi Techno Park (CTP) Jalan Baros Kota Cimahi. BPBD Kota Cimahi juga sudah melakukan persiapan di lokasi seperti pendirian tenda dan lainnya.

"Sistem rapid tes akan digelar secara drive thru. Sebetulnya sudah disiapkan pelaksanaan pada hari ini, namun diundur karena TI di aplikasi Pikobar belum siap. Jadi menunggu kesiapannya," jelasnya.

Baca Juga: Tertular Virus Corona dari Pasien, Tenaga Medis: Dia Datang Seperti Pasien Biasa, Tanpa Masker

Peserta rapid tes massal, lanjut Harjono, adalah warga Kota Cimahi yang sudah mendaftar melalui website pikobar Jabar. Terutama, bagi mereka yang masuk kategori C, yakni masyarakat yang saat ini tengah mengalami gejala sakit yang mengarah pada gejala klinis terjangkit Covid-19. “Khusus Kategori C, warga harus berbekal surat rujukan dari fasilitas kesehatan,” katanya.

"Mereka yang ikut rapid tes di Cimahi masuk kategori C yang sudah daftar di aplikasi Pikobar Jabar. Jadi, nama-nama peserta didrop dari Dinkes Jabar berdasarkan yang sudah daftar di Pikobar. Warga yang akan melakukan tes akan mendapat panggilan berikut jadwal mengikuti tes tersebut," jelasnya.

Baca Juga: Untuk Tekan Penyebaran Covid-19, Wali Kota Cimahi Kaji Karantina Wilayah

Perkembangan data kasus Covid-19 Kota Cimahi, tercatat 5 kasus positif Covid-19 dengan 2 orang meninggal, 3 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi diri.

Kasus ODP mencapai 102 orang, sebanyak 27 orang sudah selesai mengkarantina diri dan dinyatakan negatif, sedangkan sisanya masih menjalani pemantauan. Untuk kasus PDP masih tersisa 7 orang yang harus menjalani pengawasan dari petugas medis. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X