Minggu, 29 Maret 2020

Migas Hulu Jabar Salurkan CSR Rp 1 Miliar untuk Lawan Penyebaran Virus Covid-19

- 27 Maret 2020, 14:58 WIB
BANTUAN dari PT MUJyang diserahkan kepada Sekda Jabar, Setiawan Wangsaatmaja.* /Novianti Nurulliah/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Migas Hulu Jabar (MUJ) kembali menunjukan kontribusi sosial terhadap isu pandemi dunia, yakni melawan Virus Corona. Bantuan ditunjukan dengan menyerahkan Rp 1 miliar kepada Jabar Quick Response (JQR). Jabar Quick Response merupakan kanal kemanusiaan Jawa Barat yang hadir untuk memberikan solusi atau pertolongan pertama bagi permasalahan yang bersifat kemanusiaan dan darurat.

Penyerahan bantuan dana diterima langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga dari perwakilan JQR di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat, 27 Maret 2020. 

Hadir menyaksikan Kepala Biro BUMD dan Investasi Noneng Komara, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Hermansyah dan jajaran.

Baca Juga: Ini Tiga Kriteria Pasien Corona yang Diterima di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran

Setiawan mengatakan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil telah menempuh berbagai upaya dalam menangani pandemi global Covid-19 di Jawa Barat. Dukungan dari berbagai pihak sangat dinanti, karena penanganan pandemi tersebut tidak bisa dilakukan satu pihak. Oleh karena itu, Setiawan pun mengapresiasi dukungan nyata yang diberikan MUJ kepada Pemprov Jabar yang sedang berjuang melawan Pandemi tersebut.

“Bantuan yang disampaikan kepada kami ini sangat positif. Terutama perusahaan dari Migas Hulu Jabar yang memberikan atensi luar biasa terhadap permasalahan ini. Ini bukti pada kami semua, yang ada di sini memikirkan kita yang sedang berjuang,” kata Setiawan, pada humas MUJ. 

"Semoga semua yang dikontribusikan ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kemaslahatan masyarakat Jawa Barat, itu yang penting."

Baca Juga: Pelatih Persib Singgung Gaji Pemain di Tengah Ketidakpastian Kompetisi, Singgung Keputusan PSSI

loading...

Data per Jumat 27 Maret 2020 pukul 11: 00 WIB, terdapat 78 orang positif Covid-19 di Jabar. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) totalnya mencapai 578 orang, 463 diantaranya masih dalam proses pengawasan di rumah sakit. Adapun Orang Dalam Pemantauan (ODP) totalnya mencapai 3.703 orang, 2.446 di antaranya masih dalam pemantauan.

Setiawan pun mengajak warga Jabar untuk disiplin mengikuti arahan pemerintah, terkait memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya dengan melakukan social distancing.

“Kita harus disiplin diri. Karena salah satu penyelesaian yang cukup efektif yakni social distancing dengan jaga jarak atau di rumah saja untuk mencegah penularan,” ujar Setiawan.

Baca Juga: Wabah Corona di Indonesia Makin Gawat, Ketua MPR Minta Pemerintah Mempercepat Rapid Test

Apabila ada warga yang bekerja di luar kota, Setiawan meminta agar mereka menahan diri untuk pulang kampung. Karena kepulangan mereka, khususnya yang bekerja di DKI Jakarta, dinilai berpotensi besar untuk menularkan virus ke daerah.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X