Sabtu, 28 Maret 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga di Bantaran DAS Citarum Diminta Terapkan PHBS

- 27 Maret 2020, 12:43 WIB
ANAK-anak bermain di bantaran aliran Sungai Citarum di Kampung Balero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.*/ADE MAMAD/PR /Ade Mamad

PIKIRAN RAKYAT - Warga yang tinggal di 626 desa di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum diimbau untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seiring dengan merebaknya virus Covid-19 di Indonesia.

Satuan Tugas (Satgas) Citarum pun telah melakukan sosialisasi sejak awal 2019, sehingga hal itu bisa menjadi bekal masyarakat di daerah tersebut untuk bisa menjaga diri dari penularan virus.

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Mayjen (Purn) TNI Dedi Koesnadi mengatakan, PHBS adalah salah satu modal utama masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 meluas. Selain mengajak warga untuk menjaga kebersihan sungai, PHBS juga menekankan pentingnya kebersihan diri masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 12 Pemain Sepak Bola Fiorentina Positif Terinfeksi Virus Corona

"Saya imbau masyarakat yang ada di sekitar DAS Citarum untuk ikut mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing dengan PHBS, yang tidak lepas dari kebiasaan menjaga kebersihan diri sebelum dan sesudah melakukan aktivitas," ucap dia pada wartawan di posko Satgas Citarum Harum, Jalan Ir.H.Juanda Bandung, Jumat 27 Maret 2020.

Selain itu, kata dia, selama ini pihaknya juga telah meminta seluruh anggota di 40 sektor Sungai Citarum untuk memberi sosialisasi PHBS, termasuk pencegahan Covid-19. Hal yang selama ini telah disosialisaskan harus mulai diterapkan. 

"PHBS itu hal yang paling utama, karena bila bersih dan sehat daya tahan tubuh kita jadi lebih bagus dan penyebaran penyakit bisa ditangkal," ujar dia.

Baca Juga: VIDEO: Penampakan Erupsi Gunung Merapi 27 Maret 2020 dari Berbagai Sisi

loading...

Dia mengatakan, hal tersebut dapat dimulai dengan rutin melakukan cuci tangan setidaknya selama 20 detik, dan mengikuti instruksi pemeliharaan kebersihan diri yang diberikan baik oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) maupun para pemerintah daerah. Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan daya tahan tubuh yang akhirnya mampu membantu diri untuk menangkal infeksi virus Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat Setiaji mengatakan, untuk mengantisipasi Covid-19, pihaknya telah merancang upaya sosialisasi PHBS tanpa memerlukan pertemuan langsung dengan warga. Hal tersebut dilaksanakan melalui penyebaran berbagai konten terkait PHBS berupa infografis hingga video yang ditayangkan di berbagai channel media sosial.

"Kita tidak berhenti sosialisasi, tapi tidak melalui pengumpulan massa. Mulai dari publikasi di media sosial, melalui penyebaran informasi di grup WhatsApp para guru untuk diberikan kepada murid, dan sebagainya," ucap Setiaji dalam siaran persnya.

Baca Juga: Hasil Rapid Test Covid-19, 6 Pengurus HIPMI Pangandaran dan 2 Pengemudi Negatif  

Dia mengatakan, bentuk informasi tersebut berwujud aneka konten grafis hingga video yang interaktif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Selain melalui media sosial, pihaknya juga berupaya meyampaikan pesan PHBS tersebut melalui aplikasi Sapa Warga yang ditujukkan bagi para ketua Rukun Warga (RW) di setiap daerah.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X