Selasa, 31 Maret 2020

Hipmi Jabar Tunggu Kelanjutan Tes Masif Covid-19 dari Pemprov Jawa Barat

- 26 Maret 2020, 13:49 WIB
PENGURUS Hipmi Pangandaran setelah melakukan pemeriksaan di PKM Pangandaran karena khawatir setelah mengikuti Musda Hipmi Jabar di Karawang terdampak Covid-19.* /

PIKIRAN RAKYAT - Hipmi Jawa Barat akhirnya berhasil menjawab kehawatiran banyak pihak mengenai dugaan Musda XVI Hipmi Jawa Barat yang diselenggarakan pada tanggal 8-11 Maret 2020 di Karawang, sebagai salah satu cluster  penyebaran Covid-19 melalui rapid test tahap awal terhadap 25 senior Hipmi  yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 25 Maret. 

Adapun hasil yang diperoleh pada test masif Hipmi Jabar tahap pertama ini adalah negatif untuk keseluruhan 25 orang senior Hipmi Jabar yang mengikuti test. 

Baca Juga: Buruh di Majalengka Ditangkap karena Sabu 500 Gram, Barang Didapat dari Kenalan di Facebook

"Hasil ini tentunya sangat melegakan banyak pihak, baik dari kalangan internal maupun eksternal Hipmi. Dari kalangan internal Hipmi Jabar tentu sangat senang, sekaligus berterimakasih karena kelompok senior Hipmi adalah kelompok yang paling dikhawatirkan, karena selain menjadi sosok yang paling dianut, para senior secara empirik adalah yang paling rentan terhadap paparan virus, "ujar Ketua Hipmi Surya Batara Kartika, dalam siaran tertulisnya, Kamis, 26 Maret 2020.

Bahkan, kata dia, Badan Pengurus Pusat Hipmi secara gamblang menyatakan salut serta apresiasi yang luar biasa atas aksi cepat tanggap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meretas cluster-cluster penularan Covid-19 di Jawa Barat.

Baca Juga: Pemprov Jabar Diminta Beri Tunjangan Pulsa untuk Pihak Sekolah, Begini Sebabnya

Namun demikian, Hipmi Jabar menyadari bahwa pekerjaan rumah besar masih menanti, yaitu terus menelusuri jejak penyebaran Covid-19 di internal Hipmi, mengingat hingga saat ini, telah terdata 7 orang tamu undangan yang hadir pada Musda Karawang terindikasi positif Covid-19. 

"Hal yang kemudian secara otomatis mengakibatkan sebanyak sekitar 700 orang yang hadir pada Musda Karawang berstatus sebagai ODP (Orang Dalam Pemantauan) kelas A. Selain status ODP kelas A, hal yang semakin meningkatkan urgensi pengetesan para anggota Hipmi ini adalah keseluruhan peserta Musda dan Pimpinan Cabang Hipmi di masing-masing kota/kab, sehingga dapat dibayangkan bahwa tiap-tiap pimpinan Hipmi ini dipastikan berpotensi memiliki sub-cluster mereka sendiri," kata dia. 

Baca Juga: Bioskop Tutup karena Wabah Virus Corona, Film Generasi 90an: Melankolia Tunda Tayang

loading...

Sampai saat release ini diturunkan, kata dia, Hipmi Jabar masih menunggu koordinasi dengan pihak Pemprov untuk menyusun rencana lanjutan Test Masif Covid-19 bagi ODP pada Musda Karawang yang tengah menjalani self isolating dengan tertib sembari menunggu jadwal test.

Rapid test cluster Hipmi ini merupakan bagian dari program Test Masif Covid-19 yang diselenggarakan di sejumlah titik se-Jawa Barat pada hari yang sama. Adapun program yang diinisiasi oleh Pemprov Jabar ini bertujuan untuk memetakan sebaran pandemi Covid-19 untuk kemudian memutus mata rantai penularan serta pastinya untuk memberikan penanggulangan medis lebih dini bagi wargi Jawa Barat yang terindikasi positif Covid-19.

Baca Juga: Catat, Kebijakan Pelonggaran Kredit Ternyata Tidak untuk Semua Orang

Untuk memastikan kelancaran test masif ini, Pemprov Jabar tidak hanya memberikan fasilitas testpack Covid-19, namun juga menurunkan nakes (tenaga kesehatan) ber-APD lengkap untuk memandu pelaksanaan test. 

"Hipmi Jabar berkomitmen akan berjuang bersama pemerintah dan segenap organisasi sahabat untuk menjawab tantangan ini, melawan pandemi virus covid-19 di Jabar. Yaitu, bukan saja akan mematuhi setiap anjuran dari pemerintah, namun juga akan ikut berperan aktif; bahu-membahu melakukan berbagai upaya agar warga Jabar dan seluruh negeri berhasil melewati badai ini,"ujar dia. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X