Gubernur Jawa Barat Didorong Kaji Ulang Kebijakan Tes Massal di Stadion, Asep : Itu Justru Akan Memperluas Penularan Covid-19

- 23 Maret 2020, 14:17 WIB
RAPID test dianggap tidak seakurat swab test, namun cocok untuk pemeriksaan awal.* /PIXABAY

Asep menilai, minimnya anggaran biaya tidak terduga (BTT) kedaruratan Pemprov Jabar, sehingga mendorong gubernur melakukan pemeriksaan cepat massal di stadion.

“Kesiapan infrastruktur kesehatan kita membutuhkan banyak hal untuk kebutuhan penanganan wabah pandemik seperti saat ini. Anggarannya BTT Pemprov Jabar saja minim, hanya disiapkan Rp 25 miliar. Pemprov Jabar juga sudah mulai kewalahan dengan BTT-nya,” kata dia.

Selain itu, Asep juga menyoroti mengenai kebijakan gubernur soal masker untuk warga yang bisa diminta ke puskesmas. Berdasarkan informasi yang diperoleh Asep, bahkan hingga saat ini puskesmas belum memperoleh kiriman masker dari Pemprov Jabar.

Baca Juga: Pemkot Cimahi Akhirnya Terapkan WFH Bagi ASN Secara Bergilir, Layanan Online Tetap Berlangsung

“Ini kemudian yang menjadi kekhawatiran, soal APD (alat pelindung diri) termasuk perlengkapan lainnya. Ada petugas di puskesmas yang diserbu warga yang meminta masker, padahal maskernya belum dikirim Pemprov Jabar. Bahkan saat ini APD yang diperlukan tim medis juga sangat minim. Seharusnya provinsi juga bersinergi juga dengan kota/kabupaten untuk melakukan upaya nyata atas fenomena ini,” tutur dia.

Pemerintah daerah termasuk provinsi, lanjut Asep, seharusnya bukan hanya mengadvokasi warga melainkan juga mengadvokasi tim medik, baik rumah sakit negeri maupun swasta dengan menyiapkan berbagai kebutuhan medis penanganan Covid-19. *** 

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X