Jumat, 5 Juni 2020

Adanya yang Positif Covid-19 di Kota Cimahi, Kemungkinan Belajar di Rumah Bakal Diperpanjang, Ajay : Tunggu Arahan Pusat

- 23 Maret 2020, 12:42 WIB
PENYEMPROTAN cairan disinfektan di sekolah.* /Ririn Nf/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Kota Cimahi kemungkinan akan memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa SD-SMP Kota Cimahi, sambil menunggu arahan pemerintah pusat.

Pasalnya, saat ini malah muncul kasus positif terjangkit virus corona (Covid-19) di Kota Cimahi, sehingga upaya antisipasi penyebaran virus harus lebih ditingkatkan secara massif.

Demikian diungkapkan Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna, saat meninjau pelaksanaan penyemprotan disinfektan di kompleks SDN Cibabat Mandiri 5 Jalan Pesantren Kota Cimahi, Senin 23 Maret 2020.

Baca Juga: Piala Eropa 2020 Diundur, Roberto Mancini Yakin Timnas Italia Makin Kuat

"Libur sekolah dan belajar di rumah buat pelajar kemungkinan akan diperpanjang, menunggu arahan pemerintah pusat lebih lanjut," ujarnya.

Masa belajar di rumah di Kota Cimahi berlangsung sejak 17-28 Maret 2020. Di masa libur sekolah tersebut, sekolah-sekolah melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan disinfektan.

"Kita perlu antisipasi di sekolah mumpung siswa libur, tingkat SD-SMP serentak hari ini dan besok dilakukan penyemprotan. Termasuk kemungkinan mengajak jajaran SMA/SMK melakukan penyemprotan juga," imbuhnya.

Baca Juga: Ucapkan Selamat Bekerja kepada Jokowi, SBY: Perjuangan Masih Panjang Badai Belum Berlalu

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi Hendra Gunawan mengatakan hal serupa. "Kita menunggu sampai akhir pekan, takut ada hal-hal di luar prediksi kita," katanya.

Menurut dia, keselamatan dan kesehatan siswa dan warga sekolah lainnya harus dijunjung tinggi. "Karena itu, kami minta laporan kesehatan dari tiap sekolah untuk mengecek kondisi siswa, orangtua, dan guru atau tenaga pengajar, selain laporan pembelajaran di rumah. Hal ini turut dilaporkan ke Dinkes Kota Cimahi," ucapnya.

Diakui, sepekan menjalani pembelajaran di rumah, beberapa orangtua siswa komplain karena harus disibukkan dengan mengajar anak di rumah.

Baca Juga: Geram Ada Pasal Diskriminatif Terhadap Guru dan Dosen Lokal di Omnibus Law, Anggota DPR: Nanti yang Ngajar Biar Alien

"Karena terbiasa diajari guru dan sekarang harus terjun langsung mendidik anak. Ini jadi pembelajaran juga, bahwa komitmen orangtua atas perkembangan siswa jangan menyerahkan ke sekolah tapi harus ikut terlibat. Ini menjadi hal yang positif," ungkapnya.

Disdik Kota Cimahi juga meminta sekolah menambah fasilitas cuci tangan di sekolah. "Sedang berproses penambahan tempat cuci tangan. Semua sekolah sepakat, memerangi virus corona masuk lingkungan pendidikan dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," tuturnya. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X