Rabu, 3 Juni 2020

Banjir Makin Meluas di Kabupaten Bandung, Ridwan Kamil Belum Bisa Menjawab Soal Mengungsikan Warga

- 21 Maret 2020, 12:48 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Bupati Subang yang berpakaian BPBD saat menyapa korban terdampak banjir di Dusun Kedung Gede, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis, 27 Februari 2020.* /DALLY KARDILAN/GM
PIKIRAN RAKYAT - Banjir di Kabupaten Bandung meluas. Semula pada Jumat 20 Maret 2020 banjir mengepung dua kecamatan, yaitu Dayeuhkolot dan Baleendah dengan ketinggian hingga 40 cm.
 
Sementara pada Sabtu 21 Maret 2020 pukul 10.00 ada lima kecamatan tambahan yang juga diterjang banjir yaitu Bojongsoang, Katapang, Banjaran, Majalaya dan Soreang dengan ketinggian rata-rata air 10-320 cm. 
 
Hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat malam kemarin menjadi pemicu banjir tersebut. 
 
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan ketinggian air tertinggi ada di Baleendah setinggi 320 cm dan yang terrendah di Soreang setinggi 60 cm. 
 
"Korban terdampak sebanyak 11.944 KK / 42.352 jiwa dengan jumlah pengungsi 73 KK / 229 jiwa, " ujar Manajer Pusdalob BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu, Sabtu 21 Maret 2020. 
 
Selain itu, kerugian materi berasal dari 9.659 rumah, 38 tempat ibadah, dan 26 sekolah terendam. 
 
 
"Kami sudah berkordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung, membuka posko lapangan dan memantau ketinggian air," Ucap dia. 
 
Terpisah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, berdasarkan laporan BBWS genangan air sudah mulai surut. 
 
"Mudah-mudahan sekarang surut seperti prediksi BBWS," kata dia di Gedung Pakuan. 
 
 
Terkait pengungsian, dia mengaku belum bisa menjawab social distancing atau jarak aman interaksi terkait wabah covid-19 di pengungsian yang diketahui ruangan akan dipadati kepala keluarga yang rumahnya teredam air. 
 
"Lihat sore apa banjir masih menggenang, nanti akan ada keputusan terkait social distancing ini,"ucap dia.***

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X