Senin, 1 Juni 2020

Kasus RTH Bandung, Eks Sekda Kota Bandung Edi Siswadi Diperiksa KPK

- 12 Maret 2020, 15:28 WIB
MANTAN Wali Kota Bandung Dada Rosada menyalami mantan Sekda Bandung Edi Siswadi seusai salat Id di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Rabu, 6 Juli 2016. Perayaan Lebaran di Lapas Sukamiskin berlangsung khidmat.* /ADE BAYU INDRA/PR

PIKIRAN RAKYAT – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Edi Siswadi terkait kasus dugaan suap pengadaan tanah ruang terbuka hijau (RTH) Bandung.

Dalam kasus ini, nama Edi sempat disebut memerintah tersangka Herry Nurhayat (HN), bekas Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemkot Bandung terkait proses pengadaan tanah dan diduga menerima duit Rp 10 miliar.

Selain Edi, penyidik juga turut menggali keterangan dari tiga saksi lainnya bagi Herry.

Baca Juga: Tom Hanks dan Istri Positif Virus Corona dan Dikarantina, Sang Putra Ungkap Kondisi Terkini Kedua Orangtuanya

Mereka adalah Sekretaris DPKAD Pemkot Bandung Agus Slamet Firdaus, mantan Kepala Seksi Sertifikasi dan Dokumentasi DPKAD Pemkot Bandung Hermawan dan seorang pihak swasta bernama Toto Hutagalung.

Selain bagi tersangka Herry, penyidik juga memeriksa dua orang karyawan swasta bagi tersangka Dadang Suganda (DS), makelar tanah dalam kasus yang merugikan negara mencapai Rp 69 miliar itu.

Dadang diduga diperkaya sekitar Rp 30 miliar dan sebagian dari uang tersebut, sekitar Rp 10 miliar diberikan kepada Edi Siswadi yang akhirnya digunakan untuk menyuap hakim dalam perkara bantuan social (bansos) di Pengadilan Negeri Bandung.

Baca Juga: Tantang Persib Bandung di Si Jalak Harupat, PSS Sleman Perkenalkan Dua Amunisi Baru

“Riko Adythia dan Sri Kustiawati diperiksa bagi tersangka DS,” kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri, Kamis, 12 Maret 2020.

Dalam kasus ini, selain Herry dan Dadang, KPK menetapkan dua anggota DPRD Kota Bandung periodr 2009-2014 sebagai tersangka.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X