Sebut Polisi Akan Tindak Tegas Penimbun Masker di Jawa Barat, Ridwan Kamil Tegaskan Masker Hanya untuk Orang Sakit

- 5 Maret 2020, 09:22 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar Rakor Pencegahan dan Penanganan Covid-19 bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu, 4 Maret 2020 malam WIB.* /HUMAS JABAR

PIKIRAN RAKYAT – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar bekerja sama dengan Polda Jabar, dan Pangdam III/Siliwangi, akan menindak tegas penimbun masker sesuai arahan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

"Karena laporan dari daerah, banyak kehabisan (masker), sehingga dikhawatirkan justru ketika saat orang sakit atau petugas kesehatan membutuhkan, tidak ada stoknya. Sudah saya sampaikan dan kita edukasi bahwa masker hanya untuk orang yang sakit,” ujar Ridwan Kamil usai menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu, 4 Maret  2020 malam.

 Baca Juga: Kalahkan Tottenham dan Melaju ke 8 Besar Piala FA, Pelatih Norwich: Saya Punya Banyak Pujian untuk Pemain Saya

“Nah, tadi Pak Wakapolda (mewakili Kapolda di rakor) sudah siap melaksanakan (penindakan penimbun masker). Polisi akan melaksanakan tindakan untuk memastikan isu penimbunan-penimbunan itu tidak terjadi di Jawa Barat,” tambah Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil.

Ridwan pun menegaskan, saat ini seluruh pihak terkait di Jabar menguatkan arahan dari pemerintah pusat agar sumber informasi terkait Covid-19 datang dari lembaga yang kredibel.

Adapun nomor hotline crisis center Covid-19 Dinas Kesehatan Jabar --yang kini dinamai Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar)-- sejak dibuka pada Selasa-Rabu, 3-4 Maret 2020  pukul 15.00 WIB sudah melayani 63 sambungan telefon.

loading...

Baca Juga: Kunjungi Desa Sigapiton, Wishnutama: Saya Optimis Jadikan Danau Toba Destinasi Wisata Populer

Sementara Emergency Kesehatan 119 melayani 225 sambungan telepon.

"Pak Sekda (Sekretaris Daerah) diminta untuk melakukan update harian sebagai ketua harian dari Pikobar itu,” kata dia. 

Provinsi Jabar pun sudah menetapkan status Siaga 1 Covid-19, didasarkan pada banyaknya laporan yang masuk dari kabupaten/kota terkait virus Corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X