Minggu, 5 April 2020

Lebih dari 13.000 Rumah Terendam Banjir di Bandung, Gedung PLN dan Masjid-masjid Tampung Pengungsi

- 18 Februari 2020, 14:12 WIB
WARGA beraktivitas di lokasi pengungsian di Kantor Desa Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin, 17 Februari 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT – Hujan deras mengguyur semalaman pada Senin, 17 Februari 2020, menyisakan genangan banjir di sejumlah kawasan di Kabupaten Bandung.

Lebih dari 13.000 rumah dilaporkan Antara terendam dalam banjir di Bandung kali ini.

Sebanyak 71 kepala keluarga disebutkan mengungsi, ke masjid-masjid, kantor desa, hingga gedung PLN.

Baca Juga: CEO Instagram Beberkan Alasan Aplikasinya Belum Tersedia di iPad

Selasa 18 Februari 2020, Antara melaporkan, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), sebanyak 13.843 unit rumah di Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Kecamatan Baleendah terendam banjir.

Banjir di Kabupaten Bandung itu telah terjadi sejak Sabtu, 15 Februari 2020, dan masih menerjang di tiga kecamatan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin, merinci di Kecamatan Dayeuhkolot jumlah rumah yang terendam mencapai 2.593 unit rumah.

Baca Juga: Akan Bertemu Liverpool di Babak 16 Besar Liga Champions, Jan Oblak : Jangan Fokus pada Tiga Pemain Depan

Kemudian di Kecamatan Baleendah jumlah rumah yang terendam ada 10.800 unit  dan Kecamatan Bojongsoang jumlah rumah yang terendam ada 450 unit rumah.

Dia mengatakan di Kecamatan Dayeuhkolot banjir dengan ketinggian antara 10 hingga 110 cm menerjang Desa Dayeuhkolot, Citeureup dan Pasawahan.

"Jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Dayeuhkolot mencapai 3.832 KK, 12.633 jiwa dan yang mengungsi ada 71 KK. Mereka mengungsi di Gedung PLN Desa Citereup, Masjid Ash-shopia, Masjid Margadinata, Aula Desa Dayeuhkolot dan Kantor RW," kata Enjang.

Baca Juga: Pilkada Karawang 2020, Tiga Nama Calon Penantang Cellica Mulai Hangat Dibicarakan

Di Kecamatan Bojongsoang banjir dengan ketinggian air antara 10 cm hingga 90 cm menerjang Desa Bojongsoang, Bojongsari dan Desa Tegaluar, dengan jumlah warga terdampak mencapai 7.045 KK, 20.850 Jiwa.

Sementara itu, di Kecamatan Baleendah banjir dengan ketinggian air antara 20 cm hingga 170 cm menerjang Kelurahan Andir dan Baleendah dengan jumlah warga terrdampak 21.402 KK, 71.153 Jiwa.***


Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X