Selasa, 7 April 2020

Hoaks Isu Longsor Susulan di KM118 Tol Cipularang, Warga Kampung Hegarmanah Masih Was-was

- 16 Februari 2020, 20:32 WIB
PETUGAS dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta memeriksa lokasi longsor di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Air Kecamatan Jatiluhur, Kamis 6 Februari 2020.* /Hilmi Abdul Halim/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Warga Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat masih merasa waswas setiap turun hujan deras. Mereka khawatir, terjadi longsor susulan dari tebing di pinggir Jalan Tol Cipularang Km 118.

Ketua RW 4 Desa Sukatani Wahyudin mengungkapkan, dirinya menerima informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi bahwa potensi pergerakan tanah masih ada jika turun hujan.

"Makanya kami khawatir. Apalagi, jarak material longsor paling dekat ke rumah saya," ujarnya, Minggu 16 Februari 2020.

Baca Juga: Ada 13 Artefak Rasulullah SAW, Banten Lama Didorong jadi Wisata Religi Dunia

Sejak longsor menerjang kampung mereka pada 11 Februari lalu, material longsor belum bisa dibersihkan. Longsor tersebut menimbun 2 rumah, menyebabkan 4 rumah rusak berat, dan 4 rumah terdampak, dan 80 rumah lainnya terancam.

Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan, pihaknya meminta agar PT Jasa Marga sebagai pemilik lahan yang menjadi titik awal longsor, membuat saluran pembuangan, penahan tanah, dan menjebol gorong-gorong yang tersumbat. Sebab, saluran yang ada sekarang masih terlalu kecil, sehungga tidak bisa mengalirkan air dengan maksimal. 

"Kalau bronjong sudah ada pembicaraan, katanya Senin mau dibuat. Tapi, paling penting itu gorong-gorong yang tersumbat harus dijebol, jadi genangan di sawah bisa mengalir ke saluran di bawah," katanya.

Baca Juga: Wabah Virus Corona Covid-19 Tak Hentikan Semangat Belajar Mursela Meskipun Baru Selesai Jalani Karantina

Menurut dia, saat ini sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas seperti biasanya. Namun, ada juga yang masih bertahan di rumah kerabatnya. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X