Jumat, 28 Februari 2020

Corona Virus Ganggu Iklim Investasi di Jawa Barat, Sejumlah Agenda Pertemuan dengan Investor Ditunda

- 13 Februari 2020, 12:54 WIB
PROYEK Tol Bocimi meningkatkan investasi di Jabar.*/DOK. PR /null

PIKIRAN RAKYAT - Wabah Covid-19 atau virus Corona mulai berpengaruh pada iklim investasi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Dari segi hitungan memang belum signifikan dan terukur, namun beberapa agenda pertemuan dengan delegasi luar negeri maupun acara yang melibatkan investor harus mengalami penundaan. 

Gubernur Jawa  Barat Ridwan Kamil mengakui, dengan adanya Covid-19 beberapa jadwal pertemuan dengan delegasi luar negeri harus dijadwal ulang, untuk memastikan semua tetap berjalan aman.

Baca Juga: Warga Jawa Barat di Natuna akan Segera Pulang ke Kampung Halamannya

Aktivitas menerima kunjungan atau acara yang melibatkan investor dari negara lain sedikit melambat. Contohnya, Taiwan Expo yang dijadwalkan bulan Februari ditunda hingga November. 

"Bukan hilang, semua hanya menjadi slow aja. Jadi bisnis meeting berkurang. Jadi ada delay, bukan pemberhentian," ucap dia pada wartawan, Kamis, 13 Februari 2020. 

Pria yang akrab disapa Emil ini mengaku, belum melakukan hitung-hitungan terkait pengaruh isu corona terhadap nilai investasi ke Jawa Barat. 

Baca Juga: Produksi Perikanan Melimpah, Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat Purwakarta Masih Rendah

"Sedang dihitung apakah ada (pengaruh negatif untuk investasi). Tapi, kalau dampak wisatawan sepertinya tidak terlalu signifikan, karena kebanyakan wisatawan datang ke Jabar itu dari negara timur tengah ketimbang yang dari Tiongkok,” kata dia. 

Di sisi lain, ia optimistis, bahwa iklim investasi tetap berjalan baik. Dan, realisasi investasi di sepanjang tahun 2019 untuk wilayah Jawa Barat cukup memuaskan. 

Data yang dikeluarkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jawa Barat, realisasi investasi di Jawa Barat tercatat sebesar Rp 137,5 triliun mengungguli DKI Jakarta sebesar Rp 123,9 triliun.

Baca Juga: Bayi 8 Bulan Jadi Pasien Positif Corona Termuda di Inggris, Sang Ayah: Kami Serasa di Neraka

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X