Sempat Tersendat Selama Kemarau, Pasokan Air Bersih Kembali Normal

- 12 Februari 2020, 18:58 WIB
WARGA mengantremendapat pasokan air bersih dari petugas BPBD di Kampung Tanjunghurip, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa, 17 September 2019. Kemarau panjang membuat sejumlah warga Kabupaten Tasikmalaya mengalami krisis air.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR /null

PIKIRAN RAKYAT - Pasokan air bersih yang dilayani Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Bandung Barat PT Perdana Multiguna kembali normal setelah sempat tersendat selama delapan bulan. Sejak musim kemarau, distribusi air sempat digilir lantaran debit air menyusut signifikan.

"Sejak Juni tahun lalu sampai awal Januari ini sempat tersendat. Paling parah sejak bulan Oktober. Sekarang, sudah kembali normal," kata Manager Umum BUMD PT PMGS Mohammad Arip, Rabu 12 Februari 2020.

Dia mengungkapkan, debit air dari Sungai Cijangel sudah kembali normal di angka 50-55 liter/detik. Bahkan, sering kali, distribusi air mengalami kelebihan atau overflow, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Inter Milan Menangkan Gugatan atas Klub Milik David Beckham, Bermula dari Nama yang Dianggap Mirip

Saat kemarau, debit air sempat turun drastis menjadi 20 liter/detik. Akibatnya, distribusi air kepada pelanggan dilakukan secara bergilir.

Menurut Arip, kemarau tahun lalu merupakan yang terparah selama operasional BUMD. Pasokan air yang didapat pelanggan sempat mengalir beberapa jam saja dalam sehari.

"Saat puncak kemarau, pasokan air yang didistribusikan hanya mengalir 3-4 jam sehari, lalu keesokan harinya tidak mengalir karena penjadwalan bergilir," ujarnya.

Baca Juga: Musim Kedua di Persib, Esteban Vizcarra Gunakan Nomor 10 dan Bicara Soal Dua Pemain Asing Anyar

Arip menuturkan, distribusi air yang tersendat hanya yang bersumber dari Sungai Cijangel di Cisarua. Sementara satu sumber air lainnya, yaitu Sungai Cibanteng di Cikalongwetan selalu mencukupi meski saat kemarau.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X