Jumat, 5 Juni 2020

Jangan Percaya Jika Ada yang Menjanjikan Lolos Tes CPNS, Kementerian PANRB: Itu Omong Kosong Besar

- 1 Februari 2020, 15:42 WIB
SELEKSI Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap awal.* /NOVA WAHYUDI/ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi peserta CPNS Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih terus berlangsung.

Bandung, jadi salah satu kota diselenggarakan SKD Kementerian PANRB. Seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini diyakini bisa menutup celah calo dan menyaring individu terbaik.

Peserta tidak perlu ragu dengan adanya kecurangan yang dapat meloloskan melalui ‘orang dalam’ ataupun modus-modus lain yang serupa.

Baca Juga: Siap Gelar Piala Dunia U-20, Dadang Nasser: Si Jalak Harupat Jadi Rebutan di Asian Games 2018

“Saya minta para peserta untuk selalu berhati-hati jika ada yang mengiming-imingi dan menjanjikan bisa meloloskan. Itu omong kosong besar,” ujar Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB Sri Rejeki Nawangsasih dalam siaran persnya, Sabtu 1 Februari 2020. 

Dari total 58 peserta SKD Kementerian PANRB di Bandung, sebanyak 46 peserta mengikuti tahapan ini. Pelaksanaan SKD kali ini dibagi ke dalam dua sesi dan dilaksanakan bersamaan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Dengan prinsip transparan dan akuntabel, seleksi dengan sistem CAT ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menutup celah bagi oknum yang menjanjikan bisa meloloskan sebagai CPNS.

Baca Juga: 8 Gejala Kekurangan Vitamin C yang Bisa Menyebabkan Anda Mudah Lelah

Melalui sistem ini, peserta dapat langsung melihat dan mengetahui hasil dari tiga substansi materi yang diujikan segera setelah ujian berakhir. Bahkan, para pengantar di ruang tunggu dapat melihat langsung hasilnya segera setelah soal dijawab.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X