Minggu, 23 Februari 2020

Klaim dari Petinggi Sunda Empire yang Heboh Tidak Perlu Disikapi Berlebihan

- 24 Januari 2020, 19:06 WIB
GUBERNUR Jenderal DH 17 Sunda Empire, Sahidi (kiri) menjawab pertanyaan Tokoh Sunda, Popong Otje Djundjunan saat acara diskusi publik di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat, 24 Januari 2020. Dalam acara yang dihadiri berbagai kalangan tersebut membahas mengenai penomena Sunda Empire dalam perspektif sejarah dan kewaspadaan dini masyarakat.* /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

PIKIRAN RAKYAT – Kemunculan Sunda Empire dengan segala klaim entitasnya tidak perlu disikapi berlebihan.

Wacana dengan berbagai klaim kontroversial itu dinilai tidak akan bertahan dalam waktu lama. Hal ini berkaitan dengan sejumlah faktor, termasuk infrastruktur pendukung.

"Dalam pandangan saya, kehadiran Sunda Empire adalah wacana baru yang tidak akan bertahan lama, karena infrastruktur pendukungnya tidak ada," ujar Dadan Wildan, sejarawan sekaligus Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kemensesneg RI, Dadan Wildan, saat Focus Group Discussion, tentang Sunda Empire dalam perspektif dan Kewaspadaan Dini Masyarakat, di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Kamis, 24 Januari 2020.

Baca Juga: 4 Cara Buat Rumah Lebih Hemat Energi dan Tetap Nyaman

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jawa Barat Cecep Darmawan, Kepala Kesbangpol Jawa Barat Herry Hudaya, tokoh Jawa Barat Popong Otje Djundjunan yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Pembauran Kebangsaan, Sayidi sebagai perwakilan tokoh Sunda Empire, serta sejumlah tokoh lainnya

Dadan menuturkan, sebagai sejarawan, dirinya baru mengetahui keberadaan Sunda Empire beberapa waktu silam, ketika materi tersebut ramai diperbincangkan lewat media sosial.

Sementara rekam jejak, baik lisan maupun tulisan, tidak pernah menyebut adanya kekaisaran yang menamakan diri Sunda Empire.

Baca Juga: 4 Negara yang Senang Minum Teh, dari India hingga Jepang

"Dari sumber rujukan tertulis, tidak ada rujukannya (tentang Sunda Empire), atau barangkali saya kurang baca," katanya.

Diakuinya, terdapat sejumlah klaim dari petinggi Sunda Empire yang terbilang menghebohkan.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X