Hujan Deras Guyur Kota Bandung, Tumpukan Sampah Sumbat Aliran Air di Ujungberung

- 20 Januari 2020, 10:01 WIB
ENGKOS seorang petugas Gober Kelurahan Karangpamulang Mandalajati Kota Bandung, masuk ke bawah jembatan aliran sungai Cikileuy Hujan Jalan A.H. Nasution untuk mengangkat sampah yang menyumbat aliran sungai dan mengakibatkan banjir di kawasan Cikadut.* /RETNO HERIYANTO/PR

PIKIRAN RAKYAT - Hujan lebat disertai angin kencang Senin, 20 Januari 2020 pukul 1.20 WIB mengguyur sejumlah wilayah Bandung Timur. Luapan sungai Cipanjalu dan Cikileuy akibatkan ruas Jalan A.H. Nasution terendam air setinggi 40 centimeter.

Luapan sungai Cikileuy di jalan A.H. Nasution, Babakan Sekebiru Kelurahan Karangpamulang Kecamatan Mandalajati akibat sampah menutupi aliran air dibawah jembatan.

"Sudah menjadi langganan sungai Cikileuy meluap sebabkan banjir di derah Cikadut, apalagi kalau aliran air tertutup sampah kiriman," ujar Jafar Koordinator Gober Kelurahan Karangpamulang disela kegiatan mengangkat sampah dari aliran sungai Cikileuy.

Baca Juga: Hilangkan Bekas Jerawat dengan Aloe Vera, Simak Faktanya Menurut Penelitian

Akibat sampah yang menyumbat dibawah jembatan, Engkos seorang petugas Gober terpaksa harus masuk ke jembatan dibawah Jalan A.H. Nasution.

"Selain harus menahan dingin karena kedalaman air dibawah jembatan mencapai 1meter, juga harus gelap-gelapan karena tidak ada lampu," terang Engkos.

Sementara luapan sungai Cipanjalu di Kel. Cigending Kec. Ujungberung selain mengakibatkan genangan air setinggi 60centimenter di ruas Jalan A.H.Nasution, juga banjir di Kampung Baru Rw.05 Kel. Cigending.

Baca Juga: Sebelum Meninggal Dunia, Lina Jubaedah Ternyata Sempat Titip Salam untuk Calon Istri Sule

"Banjir tengah malam tadi membuat warga sempat panik, karena air dari jalan (A.H.Nasution) lebih besar masuk ke pemukiman ketimbang dari sungai," terang Dadang Hendra, Ketua RW 05 Kampung Baru.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X