Rabu, 26 Februari 2020

Dishub Kota Bandung Masih Cari Solusi Larangan Parkir di Jalan Braga Agar Berjalan Mulus

- 18 Januari 2020, 17:38 WIB
Mobil-mobil parkir di Jalan Braga, Kota Bandung.* /ARMIN ABDUL JABBAR

PIKIRAN RAKYAT - Terdapat sekitar 430 sepeda motor, dan 190 mobil yang parkir per hari saat kondisi normal di lahan parkir pada gedung, atau tempat usaha di sekitar Jalan Braga panjang. Kapasitas titik parkir yang ada saat ini belum bisa menampung jumlah rata-rata kendaraan parkir per hari tersebut.

Pendataan dari jajaran BLUD Perpakiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, ada 12 titik lahan parkir di dalam area gedung, atau tempat usaha sekitar Jalan Braga panjang.

Kepala BLUD Perpakiran Dishub Kota Bandung Nasrul Hasani beserta jajarannya tengah mencari solusi agar rencana kebijakan pimpinan melakukan sterilisasi lahan parkir di pinggir Jalan Braga panjang berjalan secara mulus.

Baca Juga: Inspirasi Kerudung Berwarna Cerah ala Selebgram Indonesia

"Perlu menyiapkan titik-titik parkir limpahan dari yang terdapat di pinggir Jalan Braga panjang saat ini. Kami masih berkomunikasi dengan para pemilik tempat usaha yang memiliki area parkir di dalam gedung agar bisa menampung, kata Nasrul dalam rilis Humas Pemkot Bandung, Sabtu 18 Januari 2020.

BLUD Perparkiran Dishub Kota Bandung, ucap Nasrul, tengah menjalankan kajian yang turut mencakup survei, dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Bagian dari persiapan, pihaknya menyiapkan skema antisipasi atas berbagai hal seumpama kebijakan tersebut terlaksana nanti.

Perihal titik-titik parkir limpahan dari pinggir sepanjang Jalan Braga panjang, Nasrul mengatakan, tak hanya mempertimbangkan aspek kapasitas. Pihaknya pun mempertimbangkan aspek jarak dari titik parkir limpahan tersebut ke Jalan Braga panjang. Ada kekhawatiran, warga bakal keberatan seumpama titik parkir limpahanan nanti terletak jauh dari Jalan Braga panjang.

Baca Juga: 2 Resep Masker Almond, Bisa Cerahkan Wajah secara Alami dan Instan

"Kami juga memperhatikan aspirasi para pemilik, atau pengelola toko yang berada di pinggir Jalan Braga panjang. Menurut mereka (pemilik, atau pengelola toko), Jalan Braga panjang tanpa lahan parkir akan berpengaruh terhadap omzet penjualan," ucap Nasrul.

Pihaknya telah mengadakan survei kepada warga setempat. Berdasarkan hasil survei, 37 persen responden ingin tetap ada parkir. Selebihnya, mendukung Jalan Braga bebas parkir. Pada poin lain, 61 persen responden menyatakan keberadaan lahan parkir di pinggir Jalan Braga panjang merupakan kebutuhan atas aktivitas perniagaan (yang terdapat di Jalan Braga panjang).

Pemindahan juru parkir, tutur Nasrul, bukan urusan yang sederhana. Saat ini, terdapat 16 juru parkir yang bertugas di sepanjang Jalan Braga panjang. Pihaknya bisa saja memindahkan sejumlah juru parkir tersebut. Akan tetapi, dinamika di lapangan tak mudah. Pihaknya turut berupaya agar para juru parkir tersebut tetap bisa bekerja, dan beroleh penghasilan yang baik.

Baca Juga: Seorang Nelayan Hilang di Pulau Hantu, Tim SAR Gabungan Dikerahkan

"Insya Allah, kami segera menyampaikan laporan kepada pimpinan perihal hasil kajian berikut survei ke pimpinan dalam waktu dekat. Semoga, kami bisa sama-sama mengambil keputusan yang tepat, dan bijak untuk semua pihak," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, kajian terkait rencana mensterilkan Jalan Braga panjang, Kota Bandung dari parkir mobil, maupun sepeda motor tengah berproses. Rencana tersebut bermaksud membuat Jalan Braga menjadi lokasi wisata, sebagaimana Kota Tua di DKI Jakarta. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, terdapat beberapa destinasi wisata di Jalan Braga.

Destinasi tersebut mempunyai daya tarik yang berpotensi memikat masyarakat, termasuk yang berasal dari luar Kota Bandung.

Baca Juga: Bloomberg Maju ke Pilpres AS 2020: Semua Mobil akan Bertenaga Listrik untuk Ekonomi Kelas Bawah hingga Atas

"Kajian terkait rencana pelaksanaan langkah tersebut tengah berproses. Kami bakal menyiapkan konten (atraksi) guna menunjang destinasi wisata," kata Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu 15 Januari 2020.

Perihal mesin parkir elektronik di sepanjang Jalan Braga, Yana mengatakan, ada pemindahan ke titik lain yang juga berpotensi. Menurut dia, beberapa ruas jalan di sekitar (Jalan) Braga memerupakan titik yang juga cocok untuk penempatan mesin parkir.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, EM Ricky Gustiadi menuturkan, sudah menemui dan menginformasikan rencana mensterilkan lokasi parkir kendaraan kepada para pemilik, atau pengelola toko di sepanjang Jalan Braga. Hal itu bagian dari persiapan seumpana rencana tersebut dilaksanakan pada masa mendatang.***


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X