Gedung SLB Digusur untuk Perluasan Rumah Sakit, Orangtua Murid Berkebutuhan Khusus Resah

- 18 Januari 2020, 12:27 WIB
SEORANG guru di Sekolah Luar Biasa Gelora Karya di Desa Bojong Cideres, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka tengah mengajari siswanya di sekolah, Jumat, 17 Januari 2020. Sekolah etsrebut terancam tergusur oleh pembangunan RS Cideres.* /TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

PIKIRAN RAKYAT –  Gedung SLB ­Gelora Karya di Desa Bojong Cideres, Kecamatan Dawuan, ­Kabupaten Majalengka terancam ­digusur.

Lokasi sekolah tersebut akan dijadikan bagian dari ­perluasan Rumah Sakit Cideres ­untuk sarana gedung isolasi.

Sekolah telah menerima surat pemberitahuan rencana pemba­ngun­an gedung isolasi RSUD Cide­res di lahan bekas Kantor Kecamat­an Dawuan dengan nomor surat 445/­­030/­­TU/RSUD-Cdrs.

Baca Juga: Kebakaran Akibat Arus Pendek Sering Terjadi, BPBD Sukabumi Minta Warga Periksa Instalasi Listrik

Surat ditandatangani Direktur RSUD Cide­res. Pembangunan gedung itu akan dimulai pada Februari mendatang.

Gedung sekolah yang akan diruntuhkan memiliki lima ruang kelas. Saat ini, seluruh kelas dipergunakan untuk kegiatan belajar-mengajar anak berkebutuhan khusus.

Jumlah muridnya mencapai 20 orang, mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Baca Juga: Tetap Mengajar Meski Sakit, Guru di Ciamis Meninggal Dunia di Depan Kelas

Kepala Sekolah SLB, Alif Germanton, mengaku bingung dengan adanya pemberitahuan pengosong­an tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, sekolah belum mendapatkan gedung yang bisa dijadikan sebagai tempat belajar murid-muridnya. 

”Di sisi lain, kelas III SMP dan kelas XII, SMA serta kelas IV SD akan menghadapi ujian akhir sekolah. Pihak rumah sakit pun hingga saat ini be­lum memberikan kompensasi apa pun atau pembicaraan me­nyang­kut persoalan itu,” ujar Alif ke­pada wartawan Kabar Cirebon Tati Purnawati, Jumat,17 Januari 2020.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X