Minggu, 5 April 2020

Soal Munculnya Sunda Empire, Ridwan Kamil: Banyak Orang Stres di Republik Ini

- 17 Januari 2020, 14:36 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil. Terkait munculnya Sunda Empire, Ridwan Kamil meminta masyarakat berpikir rasional karena banyak orang stres di republik ini yang mengiming-imingi dengan hal tak logis.** /DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara terkait beredarnya video maupun informasi di media sosial yang disebut Sunda Empire. Gubernur mendukung upaya kepolisian yang tengah menyelidiki video yang diduga direkam tahun 2018 lalu itu. Selain itu, Ridwan pun mengajak masyarakat untuk berpikir secara logis.

"Lagi diteliti oleh Polda. Ini banyak orang stres di Republik ini, menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah. Ternyata ada orang yang percaya, juga menjadi pengikutnya,"ujar Ridwan Kamil pada wartawan di Gedung BPK Perwakilan Jawa Barat, Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, Jumat 17 Januari 2020.

Sebelum video mengenai Sunda Empire menimbulkan keresahan, kata Ridwan Kamil, tadi malam Kapolda melaporkan bahwa kepolsiian sedang melakukan penelitian. "Kalau ada aspek pidana kita akan tindak," ujar dia.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Kalau 100 Hari Selesai, Saya Angkat Dua Jempol untuk DPR

Pada masyarakat, Ridwan Kamil meminta agar fokus dengan menggunakan rasio dalam berkehidupan, gunakan aturan perundang-undangan. Ridwan Kamil meminta warga agar jangan percaya terhadap hal-hal tidak masuk dalam logika akal sehat.

Dalam video yang berdurasi 2 menit 23 detik yang beredar, seorang lelaki paruh baya berkumis sedang memberikan pidato di depan orang-orang yang memakai pakaian seragam biru tua dengan topi baret layaknya pasukan kemiliteran.

Di lokasi yang diduga di kawasan perguruan tinggi negeri di Jalan Setiabudi, Kota Bandung itu, lelaki tersebut menegaskan pada orang-orang di sana terkait keyakinan mereka yaitu Sunda Empire.

Baca Juga: Data Pribadi Sering Dijual Tanpa Izin, Perlindungan Konsumen E-Commerce di Indonesia Nihil

"Setelah Nagasaki jatuh maka negara yang pertama kali didirikan itu Vatikan pada 15 Agustus tahun 1945. Vatikan kemudian mendirikan negara Inggris, Amerika, British seluruhnya. Tahun 2020 berakhir, sebelum ada itu berakhir maka kita persiapkan dari sekarang 2018, 2019, 2020 tidak bisa tidak, harus kita siapkan, di mana setiap orang akan memperpanjang negerinya. Atau kalau tidak, mereka akan berhutang sampai dunia kiamat," tutur dia.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X