Minggu, 31 Mei 2020

Bacok Pengemudi Taksi Online dan Merampas Mobilnya, AR Kena Tembak Polisi

- 15 Januari 2020, 13:38 WIB
KAPOLSEK Majalaya Kompol L Napitupulu (tengah) didampingi personel, memperlihatkan sejumlah barang bukti tindak kejahatan curanmor dengan korban pengemudi taksi online.* /ADE MAMAD/PR

"Kami langsung berkoordinasi dan bekerjasama dengan Buser dari Polresta dan Polda. Kami mengejar pelaku dengan mengandalkan IT," tutur Laurensius.

Di tengah pengejaran, polisi kemudian menemukan mobil korban yang sempat dibawa kabur pelaku di pinggir jalan. Namun petugas sengaja membiarkan dahulu mobil tersebut sambil mengintai pergerakan pelaku yang diduga masih di sekitar lokasi.

"Namun sampai pagi, pelaku tidak ada. Kami pun mengamankan mobil beserta telefon seluler di dalamnya sebagai barang bukti. Ternyata telefon selulernya ada yang sudah dijual," kata Laurensius.

Baca Juga: Petani Tolak Pembangunan Pabrik di Sawah Produktif Dekat Bandara Kertajati

Dari pengembangan penyelidikan, polisi kemudian mengetahui identitas pelaku dan mengejar ke rumahnya di Desa Cijagra, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, namun pelaku tidak ada di rumah tersebut. Polisi pun sempat mendatangi rumah-rumah keluarga pelaku, Pasar Induk Caringin tempatnya biasa bekerja bahkan hingga ke Jakarta, namun tetap belum menemukan pelaku.

Pengejaran yang tak kenal lelah membuat polisi akhirnya mendapat informasi pada 10 Januari 2020 lalu, bahwa pelaku pulang dari Bandung dan akan turun di Jalan Baru Majalaya. Di lokasi itulah, polisi akhirnya menemukan pelaku.

Meskipun demikian, pelaku pun tidak begitu saja menyerah dan mencoba kabur serta melakukan perlawanan terhadap petugas. Namun dengan terukur, petugas pun melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku setelah sebelumnya mengeluarkan tembakan peringatan.

Sementara itu korban Didi mengatakan, dirinya memang tengah mangkal di sekitar Pasar Induk Caringin saat mendapat orderan dari pelaku untuk mengantarkannya ke kawasan Majalaya. "Dia naiknya dari Pasar Caringin, tetapi sebelum sampai lokasi pengantaran, dia minta berhenti di jalan dan langsung membacok kepala saya dari belakang," ucapnya.

Sadar ancaman terhadap nyawanya, Didi pun mencoba membela diri dengan menahan pisau yang dipegang pelaku. Ia pun berusaha keluar dari mobil meskip diburu dan diserang secara membabi buta oleh pelaku.

"Saat itu tidak ada orang yang bisa menolong saya. Selain luka bacokan, saya juga mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka di tangan akibat menahan serangan pelaku. Beruntung saya bisa lari ke arah perumahan dan berteriak meminta tolong," kata Didi.***

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X