Minggu, 31 Mei 2020

Puluhan Disabilitas Netra yang Terusir dari Wyata Guna Manfaatkan Karpet dan Halte untuk Tinggal Sementara

- 15 Januari 2020, 13:03 WIB
PARA penyandang disabilitas, dari Wyata Guna membeberkan kronologi dia dan kawan-kawan disabilitas netra sampai menginap di trotoar, sejak Selasa, 14 Januari 2020 malam.* /NOVIANTI NURULLIAH/PR

PIKIRAN RAKYAT - Puluhan mahasiswa disabilitas netra terlantar di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, depan kompleks bangunan Panti Wyata Guna, setelah perubahan status panti menjadi balai.

Mantan penerima manfaat Wyata Guna kini tidur beralaskan karpet dan sajadah, di trotoar, dan memanfaatkan halte untuk jadi penyangga terpal.

Perwakilan penyandang disabilitas, Elda Fahmi (20), membeberkan kronologi dia dan kawan-kawan disabilitas netra sampai menginap di trotoar, sejak Selasa, 14 Januari 2020 malam.

Baca Juga: Mengenal Pahlawan Naseh, “Orang Berbahaya” yang Jadi Nama Jalan di Tasikmalaya

Sejak Kamis, 9 Januari 2020, para penghuni asrama di komplek Wyata Guna sudah disilakan keluar untuk penataan.

Menurut Elda, seperti dikutip Pikiran-rakyat.com dari media difabel solider.id, mereka diberikan tenggang waktu selama setengah jam saja, untuk diskusi soal penataan yang dimaksud.

Solusi yang bisa diputuskan sementara, para disabilitas netra masih bisa tinggal di kawasan kompleks Wyata Guna, karena masih ada yang menempuh jenjang pendidikan.

Jumlah anak didik yang menempati asrama dari tingkat Sekolah Dasar (SDLB) hingga Sekolah Menengah Atas (SMALB) ada sekitar 29 orang sedang jenjang perguruan tinggi sebanyak 36 mahasiswa.

Baca Juga: Anak Anji Kecelakaan saat Ditinggal Liburan ke Singapura, Operasi Berjalan Lancar

Untuk rehabilitasi sosialnya berupa memberikan pelayanan, pelatihan, dan bidang kreatif seperti musik, barista, pijat, komputer dan lainnya. Sementara untuk akademisinya berupa pelayanan asrama dan pembimbing.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara, Solider


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X