Kabel Bawah Tanah dari Telkom Diduga Penyebab Kepulan Asap di Jalan Pasteur

- 13 Januari 2020, 17:59 WIB
KEPULAN asap keluar dari aspal jalan di Simpang Cipaganti Pasteur, tepatnya di bawah flyover.* /Instagram.com/@sekitarbandungcom

PIKIRAN RAKYAT - Kepulan asap dari aspal di Jalan Raya Dr Djunjunan (Pasteur) bawah ‎muncul dan menjadi tontonan masyarakat. Kepulan asap tersebut diduga berasal dari kabel listrik yang terbakar di bawahnya, diduga kabel tersebut merupakan kabel milik PT Telkom.

Akibat peristiwa itu menjadikan petugas Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Bandung berupaya memadamkan asap tersebut. Mereka menggunakan alat seadanya namun karena tak mampu hilangkan asap akhirnya mereka meminta bantuan dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.

Ijah (57) salah seorang pedagang asongan di lokasi menyatakan kepulan asap tersebut sudah terjadi rutin dua hari belakangan.

Baca Juga: Tiga sektor Jadi Andalan untuk Petik Gelar di Indonesia Master 2020

"Hari sebelumnya asapnya hilang karena disiram oleh Pak Polisi untuk hari ini. Tetapi kalau tidak disiram juga mati sendiri, kepulannya sekitar 10-15 menitan lah," katanya di lokasi yang berada di Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung pada Senin 13 Januari 2020.

Ijah juga mengatakan kepulan asap ini selalu muncul saat kondisi jalan sedang ramai. Akibatnya menjadi tontonan orang ramai belum lagi terkadang kepulan asap ini membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang sedang melintas.

Sementara itu petugas di lokasi M.Ramdani dari Dishub Kota Bandung mengatakan kepulan asap muncul sekira pukul 09.30 pada Senin 13 Januari 2020. Kepulan asapnya mencapai ketinggian 1 meter dari bawah aspal lalu 15 menitan keluar asap dan setelah itu padam.

Baca Juga: Bagikan Rp 125 Juta per Orang secara Cuma-cuma di Twitter, Miliuner Jepang Mengaku Mau Lakukan Eksperimen Sosial Lagi

"Hanya saja setelah padam beberapa saat kepulan asap kembali lagi sekira 15 menit setelah itu kepulan menghilang. Hanya saja pukul 11.00 WIB asap datang lagi, setelah beberapa bulan gatur di sini kejadian ini baru saya alami," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X