Status Jawa Barat Siaga Banjir dan Longsor sampai 30 Juni 2020

- 20 Desember 2019, 15:41 WIB
ALAT berat mengeruk timbunan longsor Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) di Kampung Nampel, Desa Karangsembung, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 18 Desember 2019. Longsor terjadi lantaran hujan deras yang mengguyur kawasan itu.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR /

PIKIRAN RAKYAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat telah menetapkan SK siaga darurat bencana banjir dan longsor sejak 1 Desember 2019.

Status Jabar siaga banjir dan longsor berlaku sampai dengan 30 Juni 2020.

Pemprov Jabar menyatakan 27 kota dan kabupaten di Jabar siaga darurat bencana banjir dan longsor.

Baca Juga: BMKG Catat Tiga Jenis Ancaman Potensi Bencana di Libur Natal dan Tahun Baru 2020

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar Adwin Singarimbun mengatakan, SK diterbitkan berdasarkan informasi prakiraan musim hujan tahun 2019/2020 BMKG.

Selain juga, prakiraan wilayah potensi gerakan tanah di Daerah Provinsi Jawa Barat pada bulan November 2019 dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi.

Oleh karena itu, Adwin dalam SK menyebutkan, perlu meningkatkan status keadaan darurat bencana di Daerah Provinsi Jawa Barat.

Untuk menindaklanjuti hasil rapat koordinasi BPBD atau dinas pemadam ebakaran dan penanggulangan bencana daerah se Jawa Barat.

Baca Juga: Semakin Membahayakan Warga, Pergerakan Tanah di Tasikmalaya Mulai Dipetakan

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X