Senin, 17 Februari 2020

Teknologi Permudah Penyebaran Radikalisme

- 18 Desember 2019, 16:13 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA /

PIKIRAN RAKYAT - Kendati sudah menjadi ancaman sejak lama, penyebaran radikalisme merupakan tantangan baru yang terus berkembang, sejalan dengan perkembangan teknologi.

Hal itu perlu diwaspadai sekaligus diantisipasi sejak dini.

Pendekatan psikologi bisa menjadi salah satu cara dalam menyikapi radikalisme.

Baca Juga: Milenial Rentan Terpapar Radikalisme, BNPT Bentuk Duta Damai Dunia Maya

"Kehadiran paham radikal dalam bentuk organisasi-organisasi dalam masyarakat menjadi suatu ancaman tersendiri bagi pertahanan dan keamanan negara, khususnya di era yang semakin berkembang, era digitalisasi. Penyebaran radikalisme dapat sangat dimudahkan oleh perkembangan teknologi," ujar Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat, Brigjen TNI Eri R Hidayat, saat membuka seminar nasional "Radikalisme dan Pengukurannya dalam Sudut Pandang Psikologi" di Hotel Aston Tropicana Jalan Cihampelas Bandung, Rabu, 18 Desember 2019.

Kegiatan yang digagas Asosiasi Psikologi Militer Indonesia (APMI) tersebut dihadiri oleh sejumlah praktisi psikologi, termasuk dari kalangan militer maupun kampus.

Eri menuturkan, dinamika yang terus berkembang ini perlu disikapi oleh seluruh pemangku kepentingan terkait.

Dari sejumlah sudut pandang serta pendekatan, psikologi menjadi salah satu cara untuk mencegah paparan radikalisme di tengah masyarakat.

"Permasalahan-permasalahan yang muncul terkait dengan radikalisme menuntut sokusi pemecahan masalah yang tepat sasaran dan efektif. Untuk itu diperlukan suatu pendekatan agar dapat mendeteksi kecenderungan individu untuk dapat bertindak atau terlibat dalam kelompok radikal, salah satunya adalah dengan memanfaatkan alat tes psikologi," katanya.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X