Senin, 24 Februari 2020

Kasus Munculnya Ular di Pemukiman Juga Terjadi di Cimahi, Warga Diminta Berhati-hati

- 16 Desember 2019, 16:52 WIB
/RIRIN NUR FEBRIANI/PR

CIMAHI, (PR).- Tak hanya menangani kemunculan tawon Vespa Affinis, petugas Damkar Kota Cimahi turut menangani kemunculan ular masuk ke permukiman warga saat hujan tiba. Fenomena ini dianggap berbahaya sehingga jika masyarakat tak bisa menangani, maka diimbau segera melapor ke Damkar Kota Cimahi.

Komandan Regu I Damkar Kota Cimahi, Indrahadi mengatakan bahwa dalam satu pekan rata-rata ada satu laporan munculnya ular di permukiman. "Kemarin Minggu ada satu kasus. Di lapangan potensi jumlahnya bisa lebih banyak tapi tidak dilaporkan masyarakat dan ditangani sendiri," ujarnya, Senin 16 Desember 2019.

Pada Minggu 15 Desember 2019, Damkar Kota Cimahi mengamankan ular air (Enhydris plumbea) dengan panjang 50 cm di kediaman Gatmi di Jalan KH Usman Dhomiri, Kelurahan Padasuka, Cimahi Tengah. Ular tersebut masuk ke sela-sela perabotan rumah, petugas berhasil menangkap ular tersebut.

Baca Juga: Setelah Ular Kobra, Kini Giliran Monyet Liar yang Resahkan Warga Jakarta

Pekan sebelumnya, ditemukan juga ular sanca batik di rumah warga di Gang M. Arjo,  Cimahi Tengah. Menurut Indra, alasan ular banyak keluar di musim hujan adalah untuk mencari makan.

"Bahkan suka masuk ke pemukiman, tujuannya ya buat cari tikus. Mungkin bangunan itu dulunya habitat ular seperti pesawahan dan kebun. Sedangkan pada musim kemarau, ular lebih sering bersembunyi di got dan tempat lainnya," ucapnya.

Baca Juga: Sembilan Ular Kobra Berkeliaran di Rumah Nyai Ocit, Damkar Kirim Tim Penyelamat

Bila menemukan ular masuk permukiman, Indra menyarankan agar berhati-hati. "Hati-hati karena jika kena gigit sangat berbahaya dan harus segera dibawa ke pelayanan kesehatan. Agar ular tidak tidak masuk ke rumah, kebersihan menjadi hal yang utama. Semisal rumput atau sampah dibersihkan dari halaman dikarenakan ular suka dan senang diam di tempat tempat lembab," ucapnya.

Bagi masyarakat yang menemukan dan menangani sendiri, lanjut Indra, biasanya langsung dibunuh. "Sedangkan, kalau ditangani Damkar Kota Cimahi setelah ditangkap akan kami kembalikan ke habitatnya. Kalau coraknya bagus, kami serahkan ke komunitas pecinta reptil untuk dipelihara menjadi sarana edukasi. Karena itu, jika menemukan ular di permukiman bisa segera melapor untuk ditangani Damkar Kota Cimahi," jelasnya.***

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X