Senin, 27 Januari 2020

Kamar Hotel di Bandung Tak Laku Diduga karena Sepinya Bandara Husein Sastranegara

- 15 Desember 2019, 17:18 WIB
BANDARA Husein Sastranegara.* /DOK. ANGKASA PURA II

BANDUNG, (PR).- Tingkat okupansi hotel  di Jawa Barat sepanjang 2019 diprediksi tidak akan lebih baik dibandingkan catatan 2018 lalu.

Tidak adanya penambahan penerbangan langsung dari mancanegara ke wilayah ini, ditambah dipindahkannya sejumlah rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati namun tak bertahan lama disinyalir menjadi penyebab penurunan tersebut.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistiks (BPS) Jabar, rata-rata okupansi hotel di wilayah ini selama periode Januari-Oktober 2019 diangka 47,47%.

Adapun rata-rata tingkat penghunian kamar (TPK) untuk hotel berbintang tercatat 51,46% sedangkan untuk hotel non bintang diangka 34%.

Baca Juga: Bandara Husein Sepi dan Kunjungan Wisatawan ke Bandung Turun, Kadishub: Jangan Salahkan Kertajati

Rata-rata okupansi hotel pada 2019 tersebut lebih rendah dibandingkan catatan baik 2018 maupun 2017 lalu.

Data pada 2018 menyebutkan rata-rata okupansi hotel pada periode yang sama yakni 52,16%. Untuk hotel bintang okupansinga 56,52% sedangkan hotel non bintang 30,99%.

Bahkan rata-rata okupansi hotel selama 10 bulan pada 2019, dibawah rata-rata okupansi pada 2017 lalu.

Tercatat pada tahun tersebut rata-rata okupansi hotel pada periode yang sama yakni 49,93%. TPK hotel berbintang tercatat 55,25% sedangkan untuk hotel non bintang 377,59%.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X