Sabtu, 25 Januari 2020

Bersikukuh Menolak Untuk Pindah, Pemkot Siap Buka Mediasi Kembali Dengan Warga

- 14 Desember 2019, 18:13 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M Danial menjelaskan bahwa pihaknya selalu terbuka untuk melakukan mediasi dengan para warga RW 11 Kelurahan Tamansari /Pikiran Rakyat

PIKIRAN RAKYAT – Pro kontra pelaksanaan pembangunan rumah deret memasuki babak baru. Meskipun Pemerintah Kota Bandung sudah melakukan audiensi dan kunjungan langsung.

Berbagai pendekatan Pemerintah Kota Bandung telah dilakukan agar warga Tamansari bersedia untuk direlokasi sementara hingga selesainya pembangunan rumah deret Tamansari.

Mulai dari memberikan fasilitas secara lengkap ditempat Apartemen Rancacili Kiaracondong, memberikan uang kerohiman untuk mengontrak hingga dibebaskannya biaya sewa rumah deret untuk 5 tahun pertama.

Baca Juga: Cirebon Akan Punya Bus Rapid Transit Tahun 2020, Pemkot Jelaskan Rutenya

Nyatanya, masih terdapat sejumlah warga yang masih enggan untuk direlokasi dari lokasi pembangunan rumah deret Tamansari.

Dikutip dari situs resmi Humas Kota Bandung oleh Pikiran-Rakyat.com Sabtu, 14 Desember 2019. Kendati demikian, Pemerintah Kota Bandung menyatakan selalu membuka mediasi dengan warga yang masih menolak untuk direlokasi.

Hal ini dikatakan oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial lewat situs resmi Humas Kota Bandung.

”Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan selalu membuka diri untuk bermediasi dengan para warga RW 11 Kelurahan Tamansari, termasuk dengan warga yang menolak program pembangunan rumah deret,” demikian penjelasan dari situs Humas Kota Bandung.

Baca Juga: Polisi Jawab Dugaan Aksi Melenceng dalam Video Pembongkaran Rumah di Tamansari Bandung

Dalam keterangannya jika masih adanya warga yang bersikukuh menolak untuk direlokasi, pihaknya mengaku tidak dapat memaksakannya.

“Dari awal mereka memang sudah menolak. Itu disampaikan kepada teman-temannya akan tetap pada posisi menolak. Ya susah kalau memang sudah menolak kita juga tidak  bisa memaksanya,” ujar Oded.

Kendati demikian, pihaknya tidak menutup diri apabila warga yang bersikukuh menolak direlokasi tersebut bersedia melakukan mediasi kembali.

“Ya kalau mereka punya itikad baik tidak masalah. Sebagai orang tua kalau ada itikad baik mari kita duduk bersama. Kita bermediasi,” tambahnya.

Baca Juga: Memasuki Periode Pensiun dan Naik Jabatan, Sejumlah Posisi Penting di Pemerintahan Kota Cimahi Alami Kekosongan

Oded menjelaskan hingga saat ini tercatat lebih dari 3000 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kota Bandung yang mengajukan untuk penempatan rumah layak huni. Faktor inilah yang menyebabkan Pemerintah Kota Bandung membuat program rumah deret Tamansari.

“Hari ini sesungguhnya sudah ada 3.000 lebih MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) yang mengajukan untuk hunian di Kota Bandung. Sedikit demi sedikit kita hadirkan mudah-mudahan bisa untuk masyarakat Kota Bandung,” tutupnya. ***


Editor: Alza Ahdira

Sumber: Humas Kota Bandung

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X