Selasa, 28 Januari 2020

Jutaan Warga Bandung Tidak Menyadari Potensi Bencana di Tempat Tinggalnya

- 11 Desember 2019, 07:28 WIB
ILUSTRASI sosialisasi kebencanaan. Warga kota belum sepenuhnya menyadari Kota Bandung rawan bencana.* /AGUS KUSNADI/KP

BANDUNG, (PR).- Kota Bandung merupakan kota dengan bencana alam lengkap dan masuk program skala prioritas nasional pengurangan risiko bencana. Sayangnya, warga tidak menyadari semua jenis bencana yang bisa menimpa daerah berpopulasi 2,5 juta penduduk itu. Demikian diungkapkan Kasubdit Perencanaan Tata Ruang dan LH Bapelitbang Kota Bandung, Andry Heru Santosa.

“Masayarakat Kota Bandung khususnya, selama ini hanya mengenal kotanya sebagai langganan bencana alam banjir, padahal ada sejumlah bencana alam lain yang sewaktu-waktu bisa terjadi dan mengancam jiwa,” ujar Andry, Selasa, 10 Desember 2019.

Selain banjir, menurut Andry, belakangan warga Kota Bandung mulai dikhawatirkan dengan akan terjadinya gempa yang diakibatkan pergeseran Sesar Lembang yang memanjang dari timur ke barat sepanjang 29 kilometer. Selain gempa dari Sesar Lembang, Kota Bandung juga  dekat dengan gunung berapi yang masih aktif, sehingga rawan gempa bumi akibat letusan gunung.

Baca Juga: Imbas Kekeringan di Purwakarta, Air Mancur Sri Baduga Tak Kunjung Beroperasi

Selain itu, bencana yang mungkin terjadi di Kota Bandung adalah tanah longsor, kebakaran, dan likuifaksi akibat pembangunan pemukiman yang terus terjadi tidak hanya dipusat kota, tetapi juga hingga perbukitan.

Terhadap ancaman bencana yang akan dialami warga Kota Bandung, menurut Andry, Bapelitbang telah menyusun sejumlah strategi.

“Nantinya akan ada peta tentang mitigasi bencana dan melengkapi pemetaan daerah-daerah mana saja yang rawan bencana. Apabila nanti ada yang membangun, kita tahu tata ruangnya di mana dan rentan bencana apa, serta persiapan bencananya seperti apa,” tambah Andry.

Baca Juga: Musim Hujan, Bencana Longsor Mengintai Wilayah Purwakarta

Sementara  Analis Bencana Bidang Penanggulangan Bencana di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Bandung, Asep Saepudin mengungkapkan, meski Kota Bandung rawan sejumlah bencana, namun kesiapsiagaan belum dilakukan.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X