Rabu, 26 Februari 2020

Lahan Kritis di KBU Makin Meluas, Penanganan Harus Melibatkan Warga

- 10 Desember 2019, 14:24 WIB
LAHAN pertanian memenuhi sebagian besar Kawasan Bandung Utara (KBU) yang semula merupakan kawasan resapan, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis, 10 Oktober 2019. Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat mencatat, dari total luas KBU yang mencapai 40.000 hektare, sekitar 70 persen diantaranya telah beralih fungsi sehingga berpotensi mengakibatkan berbagai macam bencana seperti banjir bandang, serta longsor di Kota Bandung.*/ANTARA /

"Selain itu, agar kegagalan penanaman tidak kembali terulang kita melakukan pendekatan kepada para warga penggarap, jangan sampai warga menginginkan pohon kopi diberi pohon jeruk lemon atau tanaman keras,” ujar Asep.

Berdasarkan hasil rembukan dengan warga di sejumlah titik kawasan penanaman pohon, tanaman pohon keras ditanam sepanjang 40 hingga 60 meter dengan diselingi tanaman produktif atau buah-buahan.

Baca Juga: Kasus Suap Bupati Indramayu, Kasatreskrim Polres Indramayu Dipanggil KPK

“Kita berharap, program kedepan lebih fokus dengan mengikuti keinginan warga, jangan warga yang mengikuti keinginan kita, karena apa yang kita inginkan belum tentu sesuai di lapangan,” ujar Asep yang berharap aksi pencabutan pohon tidak kembali terulang.

Pada kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil mencanangkan Program Menanam 25 Juta Pohon sekaligus Launching E Tanam Pohon.

Turut hadir Sekretaris Direktorat Jendral Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (Ditjen PDASHL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Yulianto Joko Putranto, yang menyerahkan  200 ribu pohon Macademia dalam rangkaian program Gerakan Nasional Pemulihan Aliran Sungai Hutan Lindung ( PDASHL) serta Pemulihan Hulu Sungai Citarum (PHSC).***

 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X