Senin, 20 Januari 2020

Sepanjang 2019, Tiga ASN Kota Bandung Diberhentikan, Belasan Lainnya Diberi Hukuman

- 9 Desember 2019, 20:39 WIB
ILUSTRASI ASN.*/DOK PR /null

BANDUNG (PR)- Bermasalah dengan kedisiplinan dan kinerja, sebanyak tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung diberhentikan.

Selain itu, ada 9 ASN yang menerima hukuman berat dan 19 ASN lainnya menerima hukuman ringan di sepanjang tahun 2019 ini.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung Yayan Ahmad Brillyana menyatakan, ketegasan penegakan aturan di lingkungan Pemkot Bandung ini merupakan bukti keseriusan meningkatkan mutu kinerja. Dengan kinerja yang terus membaik, warga kota bakal merasakan manfaat semakin besar.

Baca Juga: PT KAI dan MRT Melebur, Diyakini Beroperasi Awal 2020

Ketiga ASN, dijelaskan Yayan, diberhentikan secara hormat. Artinya, mereka tetap berhak atas uang pensiun. Beda halnya dengan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat yang diterapkan pada perilaku korup dan penyalahgunaan wewenang.

ASN hari ini sudah mendapatkan penghasilan yang besar. Mereka bukan hanya sekadar cari kerja dengan upah pas-pasan. (Para ASN) Sudah profesional. Yang bekerja dengan baik dan berkinerja bagus, ya mendapatkan pendapatan bagus. Yang tidak bekerja ya diberi sanksi,” tutur Yayan seusai menjadi inspektur upacara pengibaran bendera di plaza Balai Kota, Senin 9 Desember 2019.

Menurut Yayan, pemberian sanksi pada para ASN dilakukan sesuai prosedur. Penilaian pertama datang dari masing-masing kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Baca Juga: Pendidikan Pesantren di Jawa Barat Mampu Buat Kagum Dunia

Ada tiga jenis sanksi, yakni teguran lisan, tertulis, dan ketidakpuasan, yang masing-masing memiliki derajat sanksi berbeda.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X