Pasar Biru, dari Festival Buku Hingga Usulan 6 Zona Literasi di Bandung Timur

- 9 Desember 2019, 15:57 WIB
SEJUMLAH pengunjung memperhatikan buku-buku yang dipajang di salah satu lapak, saat pemeran buku karya sejumlah penulis di Teras Sunda Cibiru di Jalan Raya Cipadung, Kota Bandung, Senin, 9 Desember 2019.* /ADE MAMAD/PR

BANDUNG, (PR).- Festival buku pertama di kawasan Bandung timur, yang diisi dengan diskusi dan lapak buku, digelar mulai Senin, 9 Desember 2019 pagi.

Festival melibatkan beragam komunitas anak muda.

Festival ini juga bakal dijadikan momentum pemetaan titik-titik literasi, di kawasan yang oleh Pemerintah Kota Bandung, disiapkan sebagai pusat pertumbuhan kota di tahun-tahun mendatang tersebut.

Baca Juga: Cara Anak Muda Cipatat Lestarikan Tradisi Sunda

Dijuduli “Pasar Biru”, festival buku di Bandung timur akan berlangsung di Teras Sunda Cibiru hingga tanggal 13 Desember 2019 mendatang. Penggagas acara adalah Komunitas Bandung Timur, Post-LPIK, dan Sarekat Buku.

Yang terlibat di dalamnya mulai dari pegiat literasi, pedagang buku, unit kegiatan mahasiswa di kampus-kampus, hingga Taman Baca Masyarakat (TBM).

 “Ini kali pertama sebuah festival buku besar digelar di Bandung timur. Digagas dan dikerjakan oleh teman-teman komunitas, kegiatan ini bertujuan memperkokoh solidaritas di antara kami. Dengan jejaring komunitas yang kuat, budaya literasi diharapkan tumbuh semakin baik di kawasan timur ini,” Hafidz Azhar, salah satu penggagas festival, Minggu 8 Desember 2019 siang.

 Baca Juga: Tanpa Istilah Teknopolis, Pembangunan di Bandung Timur Jalan Terus

Dijelaskan Hafidz, festival buku di Bandung timur berangkat dari kekhawatiran bersama tentang belum adanya wadah bersama bagi para pegiat literasi di kawasan Bandung timur.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X