Selasa, 28 Januari 2020

Pemprov Jabar Kembali Galakkan Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu

- 7 Desember 2019, 15:34 WIB
Acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat.* /NOVIANTI NURULLIAH/PR

BANDUNG (PR)- Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat berlangsung meriah.

Sejumlah kegiatan menarik seperti senam massal, pemeriksaan kesehatan gratis hingga penampilan apik Ega Robot berpadu di Lapangan Parkir Barat Gedung Sate, Jalan Cimandiri, Kota Bandung, Sabtu 7 Desember 2019. 

Gerakan Nasional Bugar Dengan Jamu (Gernas Bude Kamu) pun kembali digaungkan. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Umum, Kepala Dinas  Kesehatan Jabar Berli Hamdani Gelung Sakti serta Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Atalia  Praratya Kamil mengajak audiens kegiatannya puncak peringatan HKN sama-sama meminum jamu. 

Baca Juga: Youtuber Jadi Kategori Baru, Berikut Daftar Lengkap Pemenang Panasonic Gobel Awards 2019

Usai kegiatan, Uu mengatakan, masalah kesehatan ini harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, swasta dan masyarakat, jangan sampai kesehatan dibebankan pada pemerintah karena pemerintah terbatas kemampuannya.

"Kalau program kesehatan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah maka enggak bakalan sukses. Harapan kami masyarakat Jabar sesuai dengan kemampuan masing-masing, sesuai dengan keilmuan masing-masing mari bersama-sama dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan ikut terlibat, " kata Uu. 

Antara lain, lanjut dia, berawal dari pribadi yqng sehat maka akan terjalin sebuah keluarga yang sehat. Keluarga sehat akhirnya kampung, desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi yang sehat karena sehebat apapun program pemerintah kalau tidak diawali dengan kondisi yang sehat itu tidak akan sukses. 

Baca Juga: Bekerja Penuh Risiko, Fotografer Media Butuh Jaminan

"Yang dimaksud dengan kesehatan keluarga pertama adalah masyarakatnya bebas rokok, tidam ada asap rokok, kedua jamban di rumah bersih dan memadai atau representatif, air bersih mencukupi, kemudian masuk KB, bayi diimunisasi, dan memiliki asuransi kesehatan. Itu yang kami harapkan," ujar dia. 

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X