Rabu, 29 Januari 2020

Bocah Penderita Hidrosefalus di Kabupaten Bandung Baru Ramai Uluran Tangan Sejak Diviralkan Pengemudi Ojek

- 7 Desember 2019, 13:36 WIB
PENDERITA hidrosefalus, Syifa Amelia (5), berbaring tak berdaya.* /ADE MAMAD/PR

MENGENAKAN gaun batik, Syifa Amelia (5) tampak anggun dan cantik. Sayang, ia hanya bisa terbaring di atas kasur dan tak bisa diajak berkomunikasi.

Anak seumuran Syifa, sedianya memang sudah hampir fasih berbicara. Namun penyakit hidrosefalus yang dideritanya sejak bayi, membuat tumbuh kembangnya terhambat.

Ditemui di kediamannya, di Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, nenek Syifa, Entin (42) mengatakan, cucunya sejak usia enam bulan menderita hidrosefalus.

Baca Juga: Dua Anak Penderita Hidrosefalus Butuh Uluran Tangan

Tak hanya kepala yang membesar, sebelah tangan Syifa pun setengah lumpuh serta penglihatan dan pendengarannya tak begitu baik.

Kini, lima tahun sudah Syifa harus menjalani penderitaannya itu. Namun baru beberapa pekan terakhir perhatian warga sekitar dan pemerintah bisa ia rasakan.

Enting menjelaskan, dua tahun lalu Syifa sempat menjalani terapi di RS Hasan Sadikin.

Baca Juga: Rumah Sakit Hasan Sadikin Menuju Green Hospital 2019

Kebetulan waktu itu ayah Syifa Ganes Supriadi (29) mendapat pekerjaan sehingga bisa mendaftarkan anaknya dalam kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X