Sabtu, 22 Februari 2020

Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Bandung Sudah Pikirkan Pemungutan Suara Ulang

- 7 Desember 2019, 12:49 WIB
ILUSTRASI pilkada serentak.*/DOK PR /null

SOREANG, (PR).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah pemungutan suara ulang (PSU) pada Pilkada Kabupaten Bandung 2020. Dari beberapa strategi, daftar pemilih tetap (DPT) yang valid dan logis menjadi perhatian utama Bawaslu.

"Kalau ada (PSU), kami lihat dari regulasi sebelumnya, di Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016, memang bahwa salah satu contoh, DPT ini memang sangat rawan. Nah, DPT ini akan kami awasi," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung, Januar Solehudin di Rancabali, baru-baru ini.

Menurut dia, jumlah DPT di Kabupaten Bandung akan menjadi yang terbanyak dari seluruh daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020. Pada Pemilu 2019 saja, jumlah pemilih di Kabupaten Bandung tercatat sekitar 2,3 juta. Angka tersebut merupakan jumlah DPT yang terbanyak kedua di Pemilu 2019, setelah Kabupaten Bogor.

"DPT sebelumnya itu 2.360.569 pemilih. DPT di Kabupaten Bandung ini akan jadi yang paling banyak di seluruh indonesia, dari yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020, yakni di 270 kabupaten/kota dan 9 provinsi," katanya.'

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020, PDI Perjuangan Incar Kemenangan di Lima Daerah di Jawa Barat

Januar menjelaskan, jumlah DPT akan selalu dinamis dari pemilu yang satu ke Pemilu berikutnya. Pasalnya, DPT ditentukan oleh keberadaan penduduk di suatu daerah, yang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu.

Oleh karena itu, Bawaslu pun terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung. Termasuk di antaranya terkait kepemilikan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

"Kami akan berkoordinasi dengan Disdukcapil, bahwa sejauh mana hari ini masyarakat yang sudah tecetak e-KTP-nya. Kami akan menginventarisasi, bahwa masyarakat yang benar-benar asli Kabupaten Bandung itu mana saja. Soalnya, dari tahun ke tahun lumayan signifikan (perubahannya). Dinamis yah kalau untuk DPT, pasti ada perubahan," tuturnya.

Baca Juga: Tingginya Angka Golput Jadi Ancaman di Pilkada Cianjur 2020

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X