Kamis, 23 Januari 2020

Berkebun, Cara Sakti Pemkot Bandung Menjaga Inflasi Daerah

- 6 Desember 2019, 21:02 WIB
Kangkung.* /THE CULINARY CORNER

BANDUNG, (PR).- Warga bisa ikut serta mengendalikan inflasi tingkat daerah, salah satu di antaranya dengan memenuhi sebagian, apalagi seluruh kebutuhan pangan secara mandiri.

Tingkat konsumsi masyarakat Kota Bandung akan komoditas pangan tertentu sempat menimbulkan pengaruh cukup besar atas angka inflasi.

Demikian pernyataan Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung Eric M Attauriq sesuai peresmian progam Kampung Berkebun Bandung Juara Peduli Inflasi di RW 4 Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Jumat 6 Desember 2019.

Pemkot Bandung menjalankan program tersebut dengan tujuan utama mengedukasi masyarakat akan inflasi.

Program itu merupakan penambahan, atau peningkatan (upgrade) dari (program) yang telah berjalan. Selain Cicendong, program berjalan di kecamatan-kecamatan lain.

Baca Juga: Pemkot Cimahi Ajak Warga Budidayakan Tanaman Hidroponik

Eric mengatakan, pemkot memfasilitasi masyarakat menanaman jenis komoditas pangan yang lebih beragam, di antaranya, bawang, cabai, tomat, terong, kemangi. Semula, program hanya berupa penanaman pohon buah-buahan.

"Saat harga suatu komoditas pangan melambung warga bisa memanen hasil berkebun masing-masing. Kebutuhan masyarakat Kota Bandung akan cabai,pernah berpengaruh lumayan signifikan terhadap laju inflasi daerah sekitar 2, atau 3 tahun lalu," ucap Eric.

Langkah mengembangkan program tersebut, ucap Eric, merupakan tantangan lumayan berat bagi Pemkot, terutama Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Bandung.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X