Jumat, 17 Januari 2020

Iuran BPJS Kesehatan di Jabar Disubsidi

- 5 Desember 2019, 23:00 WIB
PETUGAS BPJS Kesehatan menunjukan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) online.*/ANTARA /

BANDUNG, (PR).- Seiring dengan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk subsidi iuran BPJS Kesehatan pada tahun 2020.

Rumah sakit (RS) milik Pemprov Jabar juga diminta untuk menyiapkan anggaran khusus untuk pasien miskin.

Demikian disampaikan anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar Muhammad Jaenudin di Bandung, baru-baru ini.

Baca Juga: Cegah Maraknya Bank Emok, Desa di Kabupaten Bandung Punya Solusi

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengklaim, subsidi iuran BPJS Kesehatan dari Pemprov Jabar itu merupakan hasil perjuangan Fraksi PDIP di DPRD Jabar.

"Atas instruksi partai, kami di Komisi V sudah memperjuangkan supaya Pemprov menyubsidi iuran BPJS, yang khusus kelas III. Pada 2020, Pemprov akan mengolasikan kurang lebih sebesar Rp 400-600 miliar. Angkanya ini terus kami hitung, sesuai dengan data yang masuk dari kabupaten/kota," katanya.

Menurut dia, subsidi BPJS Kesehatan merupakan salah satu isu yang harus diperjuangkan PDIP, sesuai dengan instruksi ketua partai.

Isu itu pun dibahas dalam internal rapat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jabar, yang kemudian didorong lagi dalam rapat fraksi dan rapat Badan Anggaran DPRD Jabar.

"Fraksi lain ikut bersama-sama (memperjuangkannya), tetapi karena kami memang di DPR RI, di Provinsi, betul-betul diinstruksikan melalui surat perintah dari Dewan Pimpinap Pusat (DPP) partai, kami yang pertama kali menyuarakan itu, dari Fraksi PDI Perjuangan," kata anggota Badan Kehormatan DPRD Jabar itu.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X