Sabtu, 7 Desember 2019

Angin Puting Beliung Ancaman Nomor Satu Pancaroba

- 4 Desember 2019, 19:45 WIB
WARGA menunjukkan atap rumah miliknya yang rusak, Selasa, 22 Oktober 2019. Kerusakan ini akibat angin puting beliung yang melanda di kampung Sukajaya, Desa Banjarsari, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Bupati Bandung Dadang M Naser mengimbau kepada warga yang terdampak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana untuk menghindari korban jiwa.*/ADE MAMAD/PR /

BANDUNG,(PR).- Angin puting beliung masih menjadi ancaman nomor satu pada musim pancaroba atau musim peralihan dari musim kemarau ke musim hujan di Jawa Barat.

Tercatat selama November 2019 ini 86 kejadian angin puting beliung telah terjadi di Jabar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kejadian tersebut terutama bagi warga yang tinggal di kawasan yang pada tahun lalu terkena angin puting beliung.

Baca Juga: Asyik Memancing, Tiga Warga Terseret Banjir di Curug Malela

Pasalnya kemungkinan kejadian serupa bisa terulang di kawasan yang sama.

Kepala BPBD Jabar Supriyatno menuturkan, pihaknya meminta masyarakat waspada karena saat ini hujan yang turun belum merata di Jabar.

Saat ini baru sekitar 40 persen wilayah Jabar yang sudah memasuki musim hujan.

Dengan demikian potensi angin puting beliung maupun angin kencang masih ada.

"Pada November 2019, angin kencang atau puting beliung mendominasi kejadian bencana sampai 47 persennya. Dari 182 kejadian bencana di Jabar, 86 di antaranya adalah bencana angin puting beliung, disusul longsor 36 kejadian, kebakaran hutan 30 kejadian, kebakaran bangunan 22 kejadian, banjir 7 kejadian, dan gempa 1 kejadian," ujar dia pada wartawan, Rabu, 4 Desember 2019.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X