Senin, 16 Desember 2019

Diskursus Jelang Pilkada 2020 Belum Sentuh Solusi untuk Daerah

- 4 Desember 2019, 18:55 WIB
Pemilu 2019.* /ANTARA

SOREANG, (PR).- Sejauh ini, diskursus yang mengemuka jelang Pilkada Kabupaten Bandung 2020 masih belum mengarah pada solusi atau konsep strategis yang diperlukan oleh masyarakat untuk lima tahun ke depan.

Isu yang muncul masih seputar figur pencalonan, termasuk di dalamnya terkait politik dinasti.

Menurut pengamat politik dari Universitas Nurtanio, Djamu Kertabudi, diskursus politik dinasti oleh pihak tertentu dianggap tidak populer, bahkan kontraproduktif.

Dia kerap mendiskusikan isu tersebut sebagai "test of the water". Mengingat, istri Bupati Bandung Dadang Naser, Kurnia Agustina digadang-gadang bakal maju pada Pilkada 2020.

"Jelang Pilkada 2020, khususnya di Kabupaten Bandung, isu yang dimunculkan ke khalayak bukan isu strategis yang sedang dihadapi masyarakat Kabupaten Bandung, yang memerlukan solusi berdasarkan konsep dan dalil yang komprehensif. Namun, justru yang muncul isu politik dinasti," kata Djamu, Rabu 4 Desember 2019.

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020, PDI Perjuangan Incar Kemenangan di Lima Daerah di Jawa Barat

Dia mengatakan, kalau yang memunculkan diskursus politik dinasti ialah dari unsur publik, maka hal itu merupakan hak masyarakat, yang sah-sah saja menggelinding sedemikian rupa.

Akan tetapi, ternyata dari kalangan partai juga kerap kali ikut menimbrung dalam diskursus mengenai isu tersebut.

"Secara konstitusional, politik kekerabatan atau yang dikenal dengan politik dinasti sudah final dan clear, tidak ada masalah. Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih, sehingga tidak mengenal diskriminatif," katanya.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X