Senin, 16 Desember 2019

Sky Walk Al Fathu Soreang Jadi Pusat Ekonomi dan Mal Layanan Publik

- 4 Desember 2019, 16:59 WIB
PEMBANGUNAN jembatan layang yang menghubungkan Masjid Al Fathu dengan Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin 18 November 2019.* /ADE MAMAD/PR

SOREANG, (PR).- Pemeritah Kabupaten Bandung memastikan Sky Walk Al Fathu Soreang tidak hanya sekedar berfungsi sebagai jembatan penyebrangan orang (JPO).

Akan tetapi, sky walk yang menghabiskan anggaran total hingga Rp 50 miliar tersebut juga berfungsi sebagai salah satu pusat perekonomian dan layanan masyarakat terpadu, sehingga bisa menjadi ikon baru Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang M. Naser mengatakan, Sky Walk Soreang dibangun dalam dua tahun penganggaran 2019 dan 2020. "Tahap pertama diharapkan selesai akhir Desember," ujarnya, Rabu 4 Desember 2019.

Tak hanya berupa jembatan yang menghubungkan Masjid Al Fathu dan Gedong Budaya Sabilulungan (GBS) di seberang jalan, Sky Walk Al Fathu rencananya juga akan memiliki menara yang akan dinamai Tower Sabilulungan.

Baca Juga: Serius Ikut Pilbup 2020, Eks Wakil Bupati Bandung Deden Rumaji Tegaskan Sabilulungan Bukan Politik Dinasti

Akhir Desember 2019, Dadang menargetkan pembangunan jalur menuju lantai dua penopang Tower Sabilulungan bisa selesai.

Dadang mengakui jika tinggi menara tersebut saat ini masih diperhitungkan. Namun secara pribadi ia sendiri berkeinginan menara tersebut memiliki tinggi total hingga 99 meter sesuai dengan Asmaul Husna.

"Kalau tidak bisa, setidaknya saya ingin bisa sampai ketinggian 65 meter. Yang jelas sekarang wajib selesai Sky Walk dan gedung dasar sampai lantai dua, towernya tahun depan diselesaikan," tutur Dadang.

Baca Juga: Belum Diresmikan, Pasar Ikan Modern di Soreang Mulai Digunakan Berjualan


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X