Sabtu, 7 Desember 2019

Tidak Ditahan, Begini Kronologi Kasus Penggelapan Aset Pasar Rp 2,5 Miliar oleh Andri Salman

- 4 Desember 2019, 15:01 WIB
SIDANG Andri Salman.* /YEDI SUPRIADI/PR

BANDUNG, (PR).- Mantan Pj Dirut PD Pasar Bermartabat Andri Salman didakwa melakukan korupsi sebesar Rp 2,5 miliar. Atas perbuatan tersebut, terdakwa terancam hukuman 15 tahun penjara.

Demikian hal tersebut terungkap dalam sidang dakwaan yang digelar di Ruang VI Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu, 4 Desember 2019.

Sidang dipimpin oleh hakim Daryanto. Terdakwa didampingi penasehat hukum Iwan Agustiawan.

Baca Juga: Mantan Direktur PD Pasar Bermartabat Jalani Sidang Dakwaan Penyelewengan Aset

Sebelum membacakan dakwaan, hakim Daryanto sempat mengingatkan terdakwa Andri Salman agar selalu hadir di persidangan.

"Terdakwa kan tidak ditahan, saya ingatkan agar anda selalu hadir dalam persidangan. Kalau tidak hadir tanpa alasan yang jelas, kami bisa mengeluarkan penetapan penahanan," ujar hakim Daryanto.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum Gani Alamsyah, menyatakan
mantan Direktur Umum, Administrasi dan Keuangan merangkap Pj Dirut PD Pasar Bermartabat, Andri Salman didakwa melakukan korupsi senilai Rp 2,5 miliar.

Kronologi penggelapan aset untuk bisnis garam

Andri diduga menggelapkan aset deposito milik PD Pasar Bermartabat ke bank untuk kepentingan pribadi.


Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

X