Sabtu, 7 Desember 2019

Jadi Calo Pengantin Pesanan, Dua Orang di Cimahi Diamankan

- 3 Desember 2019, 18:22 WIB
JUMPA pers pengungkapan kasus pengantin pesanan di gedung Kejaksaan Negeri Cimahi, Jalan Sangkuriang Kota Cimahi, Selasa 3 Desember 2019.* /RIRIN/NF

CIMAHI, (PR).- Dua tersangka Warga Negara Asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena diduga melakukan upaya penyelundupan orang ke luar negeri.

Modus kejahatan berupa praktik "pengantin pesanan" dengan merekrut perempuan WNI diberi iming-iming uang agar bersedia menjadi mempelai wanita bagi pria Tiongkok.

Diamankannya dua tersangka tersebut merupakan pengembangan kasus tertangkapnya WNA asal Tiongkok, Shao Dongdong (29) yang diduga melakukan praktik pengantin pesanan di Indonesia. Tersangka melancarkan aksinya di sekitar kawasan Cimahi.

"Berdasarkan hasil pengembangan dari perkara tersangka SD, ditetapkan WNI dan WNA sebagai dua tersangka baru," ujar Kepala Seksi Intelegen dan Penindakan keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung Yosa Anggara dan Kasi Pidana Umum Kejari Cimahi Rudi Heryanto dalam jumpa pers di gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi Jalan Sangkuriang Kota Cimahi, Selasa 3 Desember 2019.

Baca Juga: Warga Negara Tiongkok di Cimahi Sasar Perempuan Indonesia untuk “Pengantin Pesanan”

Baca Juga: Trafo Rusak Penyebab Listrik Pemkot Cimahi Padam, Sudah 16 Tahun Belum Diganti

Dua tersangka yaitu Erlin Martiningsih (WNI) (36) dan Jin Shixiong (30) warga Republik Rakyat Tiongkok dengan nomor Paspor  EC0200200, izin keimigrasian berupa Visa kunjungan yang masuk ke Indonesia melalui TPI Bandara Soekarno Hatta.

Dalam kasus ini, terjadi pelanggaran Keimigrasian sebagaimana diatur dalam UU Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. "Visa kunjungan tidak sesuai dengan kegiatan disini sehingga melanggar UU Keimigrasian. Makanya ini lebih ke penyelundupan orang, bukan mengarah pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)," katanya.

Erin merupakan 'istri' tersangka Shao, dia berperan mencari perempuan untuk dijodohkan dengan pria Tiongkok, dia mengurusi dokumen dan pernikahan dua negara tersebut.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X