Rabu, 11 Desember 2019

Setelah Banjaran, Sabilulungan Sayangi Terminal Dilakukan di Pangalengan

- 22 November 2019, 16:48 WIB
KEPALA Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menyemprotkan air saat bersih-bersih dalam kegiatan Sabilulungan Sayangi Terminal (Salsaminal) di Terminal Pangalengan Kabupaten Bandung, Kamis, 21 November 2019. Zeis menuturkan, gerakan Salsaminal ini merupakan sebuah gerakan sosial yang diinisiasi Dishub Kabupaten Bandung kepada masyarakat luas yang bertujuan melalui gerakan ini dapat mengajak masyarakat untuk merawat kondisi terminal.*/ECEP SUKIRMAN/PR

SOREANG, (PR).- Sebagai upaya pembenahan terminal di Kabupaten Bandung, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung kembali menggelar kegiatan Sabilulungan Sayangi Terminal (Salsaminal) di Terminal Pangalengan Kabupaten Bandung, Kamis, 21 November 2019.

Gerakan ini merupakan lanjutan gerakan serupa yang pernah digelar di Terminal Banjaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menuturkan, gerakan Salsaminal ini merupakan sebuah gerakan sosial yang diinisiasi Dishub Kabupaten Bandung kepada masyarakat luas.

Tujuannya, lanjut Zeis, diharapkan melalui gerakan ini dapat mengajak masyarakat untuk merawat kondisi terminal.

“Salsaminal di Terminal Pangalengan ini merupakan kegiatan lanjutan berkala yang digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Salsaminal ini merupakan wujud gerakan mengajak kepada masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga dan merawat kondisi terminal. Dengan adanya peran serta masyarakat dalam menjaga kondisi terminal, maka kesan terminal yang tidak terawat dan terkesan kumuh, akan berubah menjadi kawasan terminal yang tertata rapi dan baik,” ungkap Zeis.

Masih dikatakan dia, dalam setiap gerakan Salsaminal, pihaknya turut mengajak semua elemen masyarakat di sekitar kawasan terminal untuk turut berperan aktif.

Sebagai penanda dimulainya gerakan Salsaminal di Terminal Pangalengan, Dishub Kabupaten Bandung mengajak berbagai elemen masyarakat turut membersihkan sampah-sampah di kawasan terminal.

“Diharapkan setelah kawasan Terminal Pangalengan ini bersih dari sampah-sampah, masyarakat dapat menjaga kondisi di terminal ini. Salsaminal ini juga sebagai upaya kami dalam membenahi kondisi terminal. Gerakan ini nanti berlanjut ke terminal lainnya di Kabupaten Bandung,” ungkap dia.

Zeis tidak menampik jika penertiban dan pembenahan terminal ini sering dilakukan berkali-kali namun tidak membekas. Bercermin dari pengalaman tersebut, pihaknya akan menjadikan terminal ini menjadi titik pantau simpul transportasi umum dengan meningkatkan pengawasan bersama. Diharapkan dengan peningkatan pengawasan dari seluruh pemangku kebijakan ini, segala persoalan yang terjadi di terminal akan dapat diantisipasi.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X