Senin, 16 Desember 2019

Wisata Kuliner di Jalan Lodaya Bandung, dari Mi Sampai Lontong Pecal

- 18 November 2019, 18:41 WIB
MIE Akung/ARIF HIDAYAH/PR

MENDENGAR ada yang mengatakan Jalan Lodaya, Kota Bandung, apa yang langsung ­terlintas di benak kita?

Kalau lapangan sofbol, ­kemungkinan masa sekolah kita diisi dengan berolah raga di sana atau menonton pertandingan kala itu. Kalau langsung teringat Mie Akung, pasti para pencinta kuliner.

Jalan Lodaya bukan ja­lan raya yang terlalu besar, tetapi ramai dilintasi ken­daraan. Apa­lagi pagi dan sore hari, ruas jalan ini sering kali diwarnai kemacetan.

Jalannya tidak terlalu panjang, kendati juga tidak pendek. Jalan ini membentang dari ujung­nya di area Lapangan Lodaya sampai ke ujung lainnya di persim­pang­an Jalan Pelajar Pejuang 45.

Jalan Lodaya terpotong persimpangan Jalan Palasari. Jalan Palasari merupa­kan jalan yang juga ramai. Sehingga, berdampak pada keramaian Jalan Lodaya dan memunculkan berbagai tempat kuliner baru di sana.

Kalau menyusurinya dari persimpangan Jalan Pelajar Pejuang 45, Mie Akung merupakan tempat kuliner yang pertama terlihat.

Lokasinya cukup di­kenal banyak orang, bahkan wisatawan luar kota, karena termasuk rumah makan legendaris.

Beberapa tempat yang juga sudah cukup lama hadir antara lain Aneka Ayam yang berada persis di seberang Mie Akung, Batagor H Isan yang dekat ke persimpangan Lodaya-Palasari, serta Kantin 33 dan Lomie Mas Ikin yang berdempetan dan persis ada di sudut jalan persimpangan Lodaya-Palasari.

Karena lingkungan jalan itu terus bertumbuh ramai, ada banyak tempat makan yang baru dibuka beberapa tahun belakang­an seperti Bakso Malang Lang­geng dan Sabana Kapau yang sudah ada dalam lima tahun terakhir.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X