Senin, 9 Desember 2019

Gelar Fit and Proper Test, DPRD Jabar Pilih 5 Calon Anggota KIP Jawa Barat 2019-2023

- 16 November 2019, 08:23 WIB
KOMISI I DPRD Jawa Barat mendengarkan penjelasan dari salah seorang peserta uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat di Ruang Komisi I DPRD Jawa Barat, Jumat, 15 November 2019. */ISTIMEWA

BANDUNG, (PR).- Sebanyak lima orang terpilih menjadi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat periode 2019-2023 setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Jumat 15 November 2019. Kelima calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat itu berdasarkan peringkat yakni Ijang Faisal, Husni Farhan Mubarok, Yudaningsih, Dedi Dharmawan, dan Dadan Saputra.

Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat Bedi Budiman mengatakan, lima calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat ini terpilih dari 10 calon komisioner KIP Jawa Barat yang menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Dikatakan Bedi, proses uji kelayakan dan kepatutan ini digelar secara transparan pada Jumat mulai pukul 13.30 hingga 21.00. Pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan ini, lanjut Bedi, sesuai dengan amanat Badan Musyawarah DPRD Jawa Barat yang menyatakan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan ini harus selesai sebelum 15 November 2019.

“Kami dari Komisi I DPRD Jawa Barat mengucapkan selamat atas terpilihnya lima calon komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat 2019-2023. Secara umum, sepuluh calon komisioner yang telah mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan dinilai telah layak dan dinyatakan lolos oleh panitia seleksi untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPRD Jawa Barat,” ucap Bedi.

Masih dikatakan dia, uji kelayakan dan kepatutan ini diikuti peserta yang memiliki berbagai latar belakang dan pengalaman. Para calon komisioner ini, lanjut dia, menawarkan berbagai inovasi serta strategi untuk meningkatkan eksistensi serta kinerja Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Bedi menuturkan, selain ingin melakukan uji kelayakan dan kepatutan, pihaknya juga ingin menggali mengenai upaya para calon komisioner ini berkomunikasi dan untuk mengetahui strategi yang ditawarkan 10 calon komisioner ini untuk meningkatkan kinerja Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat.

“Kami juga mengapresiasi Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat pada Periode 2015-2019 yang telah melakukan kinerjanya dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan penghargaan-penghargaan yang diraih Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat,” ujar dia.

Bedi menambahkan, Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong kinerja KIP Jawa Barat untuk dapat terus meningkat. Sehingga, lanjut dia, keinginan publik mengenai kebutuhan informasi ini dapat terlayani secara lebih luas dan berimbas pada meningkatnya indeks demokrasi Jawa Barat.

Indeks peningkatan demokrasi, kata Bedi, merupakan salah satu komponennya adalah keterbukaan informasi publik. Pihaknya pun berharap, lima calon komisioner terpilih KIP Jawa Barat periode 2019-2023 dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan berintegritas.

“Selain itu, bersama-sama mendorong pelaksanaan transparansi dan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat. Semoga ke depannya, KIP Jabar lebih eksis dan memiliki agenda prioritas yang jelas seperti pelayanan dasar kepada publik. KIP Jabar dapat mengklasifikasi dan mengkategorisasi informasi yang diperlukan oleh publik. Menjadi mediator yang independen dan objektif ketika terjadi sengketa informasi,” ujar dia seraya menambahkan semoga ke depannya bersama-sama berkontribusi dalam mengatasi informasi-informasi keliru dan mengakibatkan pemahaman publik yang keliru.


Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

X